Di tengah Rekor Harga Emas Dunia, xStocks Luncurkan ETF Emas Tertokenisasi GLDx
📅 Senin, 27 Okt 2025, 12:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA-Di tengah lonjakan harga emas yang terus menembus rekor baru hingga 4.381 dollar AS per ons akibat gejolak ekonomi global, xStocks, produk tokenisasi saham yang dikembangkan BackedFi, resmi meluncurkan GLDX, ETF emas tertokenisasi yang kini dapat diperdagangkan di exchange kripto dan platform DeFi.
Menurut keterangan resmi, produk ini menjadi solusi baru bagi investor aset digital yang ingin memperoleh eksposur harga emas tanpa perlu menyimpan emas fisik.
GLDX dirancang untuk mereplikasi kinerja SPDR Gold Shares (GLD), ETF emas terbesar di dunia yang memegang cadangan emas fisik, dengan struktur kepemilikan yang sepenuhnya patuh regulasi. "Dengan ini, xStocks berhasil menghubungkan dua dunia yang selama ini terpisah, yakni pasar keuangan tradisional dan ekosistem blockchain,"demikian dikutip dari akun resmi xStocks
GLDX merupakan ETF emas tertokenisasi berbasis blockchain yang melacak pergerakan harga GLD secara 1:1. Setiap token GLDX berfungsi layaknya tracker certificate, memungkinkan pengguna kripto mendapatkan eksposur langsung terhadap harga emas tanpa harus berurusan dengan logistik kepemilikan logam mulia.
Token ini diterbitkan di dua jaringan utama, Solana (SPL) dan Ethereum (ERC-20), memberikan fleksibilitas lintas ekosistem dan integrasi penuh dengan aplikasi DeFi. Nilainya mengikuti net asset value (NAV) GLD yang diperbarui setiap hari, memastikan transparansi dan akurasi harga yang setara dengan pasar tradisional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain likuiditas 24 jam dan akses lintas negara, GLDX juga dirancang sesuai ketentuan hukum bagi pengguna di luar Amerika Serikat, memperluas jangkauan bagi investor global yang tidak memiliki akses ke produk keuangan berbasis AS.
Bagian dari Ekosistem xStocks
xStocks sendiri adalah lini produk tokenized stock dan ETF dari Backed yang sudah digunakan oleh lebih dari 25.000 pemegang unik di seluruh dunia. Setiap token dalam ekosistem ini merepresentasikan nilai aset dasar seperti saham Tesla, indeks S&P 500, atau ETF lain yang disimpan secara 1:1 oleh kustodian terdaftar di bank dan broker teregulasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aset tersebut ditempatkan dalam struktur penyimpanan bankruptcy-remote, sehingga tetap aman meskipun terjadi kebangkrutan pada pihak penerbit.
Berbeda dari proyek eksperimental yang masih berisiko tinggi, xStocks dikembangkan dengan prinsip kepatuhan dan netralitas, serta telah diadopsi oleh berbagai platform besar seperti Kraken, Bybit, dan jaringan Solana, serta exchange lokal teregulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Indodax, Pintu, hingga Bittime.
Dengan kombinasi antara stabilitas aset tradisional dan fleksibilitas blockchain, xStocks menghadirkan cara baru bagi investor untuk mengakses pasar modal melalui aset digital yang sepenuhnya transparan dan patuh hukum.
Integrasi Telegram Wallet
Salah satu kolaborasi terbaru yang menandai ekspansi besar xStocks adalah kemitraannya dengan Wallet Telegram, self-custodial wallet resmi milik Telegram yang terintegrasi langsung dengan aplikasi tersebut dan melayani lebih dari 164 juta pengguna di jaringan TON.
Melalui aliansi ini, pengguna Telegram nantinya dapat memperdagangkan saham tertokenisasi dan ETF seperti GLDX langsung dari aplikasi yang mereka gunakan setiap hari. Ini menandai babak baru dalam adopsi Web3, di mana akses ke pasar modal bisa dilakukan hanya dengan beberapa ketukan di ponsel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!