Xi Jinping: Tiongkok dan AS Bertanggung Jawab Pastikan AI Bermanfaat bagi Manusia
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 08:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Xinhua
TOKYO - Presiden Tiongkok Xi Jinping menegaskan bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat memiliki kapasitas serta tanggung jawab besar untuk mengembangkan dan mengelola kecerdasan artifisial (AI) agar terus bermanfaat bagi umat manusia.
Dia juga menegaskan arti penting kepastian teknologi tersebut, "selalu berada di bawah kendali manusia".
Dalam pernyataannya pada upacara penyambutan di Gedung Putih oleh Presiden AS Donald Trump, Kamis, Xi mengatakan kunjungannya ke AS dimaksudkan untuk "melanjutkan persahabatan" dan "memperluas kerja sama".
Xi juga menyerukan penguatan komunikasi antara kedua negara.
Xi kemudian berkata bahwa Tiongkok dan AS harus hidup berdampingan dalam damai dan terlibat dalam kompetisi yang "sehat". Beijing menyambut investasi AS dengan tangan terbuka dan berharap perusahaan Tiongkok di AS dapat diperlakukan secara adil oleh otoritas setempat.
Dia mendorong militer kedua negara untuk melakukan dialog secara rutin dan memperbaiki mekanisme komunikasi dan pencegahan konflik.
Dalam rangka mendorong hubungan antarmasyarakat, Xi berkata AS dan Tiongkok patut meningkatkan frekuensi penerbangan langsung ke dua negara. Dia juga menyampaikan rencana mengundang 100.000 pemuda AS belajar ke Tiongkok dalam lima tahun ke depan.
Pada kesempatan yang sama, dia juga mengumumkan bahwa dua ekor panda dari Tiongkok, yang dia sebut sebagai "duta persahabatan", akan hadir di Kebun Binatang Atlanta dalam waktu dekat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!