Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Melancarkan BAB, Benarkah? Ini Penjelasannya!

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Melancarkan BAB, Benarkah? Ini Penjelasannya! Doc: Health.com

JAKARTA - Banyak yang percaya bahwa minum kopi di pagi hari efektif untuk melancarkan buang air besar (BAB). Benarkah?

Dokter spesialis gastroenterologi mengungkapkan waktu paling efektif meminum kopi untuk merangsang buang air besar adalah pada pagi hari saat atau sesaat setelah sarapan.

Dikutip dari EatingWell, Rabu, Kiran Sachdev M.D dari University of California, Irvine (UCI) Health, AS,  menjelaskan bahwa kopi bekerja selaras dengan ritme biologis tubuh lewat mekanisme yang dikenal sebagai refleks gastrokolik.

Refleks gastrokolik merupakan gelombang kontraksi alami pada otot saluran cerna yang bertugas mendorong feses menuju rektum. Respons fisiologis ini berada pada intensitas paling kuat di pagi hari ketika usus besar mulai aktif kembali setelah beristirahat sepanjang malam.

Refleks itu pada dasarnya adalah sinyal internal tubuh untuk memberi tahu ini adalah waktunya buang air besar.

Kandungan kafein serta senyawa asam alami di dalam kopi terbukti merangsang motilitas lambung dan memicu pelepasan hormon pencernaan, yang secara cepat melipatgandakan efek dorongan alami tersebut.

Kendati demikian, Sachdev menegaskan pentingnya memperhatikan cara konsumsi. Dia secara khusus mewanti-wanti agar masyarakat tidak meminum kopi saat perut dalam keadaan kosong.

Menurut dia, kopi paling baik dinikmati bersamaan dengan makanan atau segera setelah makan.

Dengan mengombinasikan kopi bersama menu sarapan terutama yang mengandung serat dan cairan yang cukup saluran cerna akan terstimulasi secara lebih nyaman tanpa risiko iritasi dinding lambung.

Para ahli kesehatan turut mengingatkan bahwa kopi hendaknya tidak dijadikan satu-satunya tumpuan untuk mengatasi sembelit. Pola hidup sehat melalui hidrasi air putih yang memadai, konsumsi sayur-buah berserat tinggi, serta aktivitas fisik rutin tetap menjadi fondasi utama kelancaran sistem pencernaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Otomotif
Garda Oto Perkuat Layanan B...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.