Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Akan Bangun Pabrik Mobil Nasional, Ini Momentum Bangkitkan Industri Otomotif RI

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 23:33 WIB | Oleh:
Presiden Akan Bangun Pabrik Mobil Nasional, Ini Momentum Bangkitkan Industri Otomotif RI Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Mobil kepresidenan Maung Garuda yang membawa Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri China Li Qiang saat menuju jamuan makan siang di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (25/5).

JAKARTA - Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto untuk membangun pabrik mobil nasional jadi momentum yang paling serius dalam membangkitkan industri otomotif nasional.

“Ini tentunya merupakan momentum strategis bagi kebangkitan industri otomotif nasional jika dijalankan secara serius oleh semua pembantu Presiden,” kata Yannes Martinus Pasaribu di Jakarta, Selasa (21/10).

Cita-cita ini juga merupakan momen paling serius yang diniatkan pimpinan negara Indonesia saat ini. Pembangunan pusat produksi kendaraan di Indonesia ini, tidak hanya sekedar mendirikan fasilitas produksi saja, melainkan untuk menegaskan arah baru Indonesia menuju kemandirian teknologi, manufaktur, dan rantai pasok industri kendaraan.

Tentu saja, cita-cita yang positif ini harus diimbangi dengan hadirnya kolaborasi antara kementerian terkait dan juga mengedepankan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di bidang industri tersebut.

“Jika dijalankan dengan konsisten dan diisi oleh orang-orang yang commit dan kompeten, swasta yang nasionalis, dan perguruan tinggi teknologi terunggul di Indonesia, maka Indonesia dalam waktu singkat tidak lagi sekadar menjadi nett market, tetapi bisa eksis menjadi pemain aktif dalam rantai nilai global,” jelas dia.

Dia melanjutkan bahwa jika cita-cita ini benar terwujud, banyak hal positif yang didapatkan oleh pemain lokal, mulai dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang bakal diisi oleh perusahaan parts lokal.

Tak hanya itu, dengan hadirnya mobil buatan dalam negeri juga nantinya bakal mengundang investor baru yang menaruh kepercayaan untuk berinvestasi besar dalam membangun pabrik mulai dari pusat R&D hingga produksinya di Tanah Air.

“Ini akan menjadi peluang besar dalam penciptaan lapangan kerja berkeahlian tinggi yang pengembangan sumber daya manusia (SDM)-nya didukung oleh pendidikan tinggi terbaik teknologi yang ada di Indonesia, tumbuhnya ekosistem pemasok lokal yang terlepas dari kungkungan aturan prinsipal luar negeri, dan terjadinya transfer teknologi,” ujar dia.

“Lebih dari sekadar istilah mobil nasional, inisiatif ini dapat menjadi tonggak reindustrialisasi nasional yang memperkuat kedaulatan ekonomi dan daya saing kita di kancah regional dan global tentunya,” tambah dia.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah telah memulai langkah awal untuk menghadirkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang.

"Saudara-saudara belum merupakan prestasi tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang," kata Prabowo dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).

Prabowo mengatakan pemerintah telah menyiapkan alokasi dana dan lahan untuk pembangunan pabrik yang akan memproduksi kendaraan dalam negeri. Saat ini, tim pengembang disebut tengah bekerja menyiapkan hal tersebut.

Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia telah berhasil memproduksi kendaraan jenis jip yang digunakan oleh para pejabat dan perwira TNI. Kendaraan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena dirancang dan dibuat di dalam negeri.

Kendaraan jip yang dimaksud Prabowo adalah kendaraan taktis ringan Maung yang diproduksi oleh PT Pindad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

20 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.