Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DIKTARA Fest Yogyakarta, Perdana Tampilkan Karya dan Kreativitas Pendidikan Kesetaraan

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 16:45 WIB | Oleh:
DIKTARA Fest Yogyakarta, Perdana Tampilkan Karya dan Kreativitas Pendidikan Kesetaraan Doc: Dok. Pemkot Yogyakarta

YOGYAKARTA - Festival Pendidikan Kesetaraan atau DIKTARA Fest untuk pertama kalinya digelar di Kota Yogyakarta, Selasa (21/10/2025), bertempat di Royal Darmo. Kegiatan ini menghadirkan 17 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari berbagai wilayah kota sebagai ajang untuk memperkenalkan lebih luas kiprah pendidikan kesetaraan kepada publik.

Setiap PKBM menampilkan beragam hasil karya, mulai dari kerajinan tangan, produk daur ulang, hingga pertunjukan seni yang menggambarkan kreativitas para peserta didik. Melalui pameran tersebut, pendidikan kesetaraan menunjukkan perannya sebagai bagian dari layanan pendidikan nonformal yang memberi kesempatan belajar bagi warga yang belum menempuh jalur formal, baik setara SD, SMP, maupun SMA.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, mengatakan DIKTARA Fest menjadi wujud nyata komitmen bersama untuk memperkuat predikat Yogyakarta sebagai kota pendidikan. “Pada tahun 2024, rata-rata lama sekolah di Kota Yogyakarta mencapai 12,2 tahun dan menjadi yang tertinggi di Indonesia. Capaian ini tentu tidak lepas dari peran PKBM yang telah memberi kesempatan belajar bagi anak-anak maupun warga yang belum bisa menempuh pendidikan formal,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini. Menurutnya, DIKTARA Fest menjadi momentum penting untuk mengembangkan kompetensi peserta didik pendidikan kesetaraan agar semakin berdaya saing.

“Pemkot berkomitmen mendukung pendidikan kesetaraan sebagai bagian penting dari Kota Pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Pendidikan nonformal ini akan terus dikembangkan dengan memperkuat kolaborasi antar-PKBM serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pendidikan kesetaraan membuka peluang yang sama untuk berkembang dan berdaya,” tutur Wawan.

Salah satu peserta pameran, Sigit Nur Cahyo dari PKBM Al-Islam Giwangan, menuturkan lembaganya berdiri sejak 2018 dan memperoleh izin resmi sekitar tiga tahun kemudian. “Saat ini PKBM Al-Islam Giwangan memiliki sekitar 45 peserta didik, sebagian besar berasal dari wilayah Giwangan dan sekitarnya, termasuk anak-anak dari panti asuhan. Program kesetaraan kami setara jenjang SMP atau Paket B. Selain pelajaran umum, kami juga memiliki program tahfiz dan baca-tulis Al-Qur’an. Di akhir tahun ajaran, anak-anak menampilkan karya mereka melalui pameran seni rupa dan pertunjukan seni sebagai tugas akhir kelas 9,” ceritanya.

Sigit menambahkan, sebagian besar peserta didiknya berusia remaja, seusia pelajar SMP. Pihaknya berupaya membentuk karakter siswa melalui pendekatan pendidikan berbasis agama, pemberdayaan, dan keterampilan. “Alhamdulillah banyak anak yang bisa terus melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK hingga perguruan tinggi. Hingga kini PKBM Al-Islam Giwangan telah meluluskan sekitar empat hingga lima angkatan, dengan rata-rata satu kelas berisi 10 hingga 20 peserta didik,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Jodar dan Shelton Belum Terbendung untuk Melaju ke Semifinal

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jodar dan Shelton Belum Ter...
Luar Negeri
Iran Ajukan Beberapa Syarat...

Kasus TPPO Disosialisasikan kepada Warga

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kasus TPPO Disosialisasikan...
Megapolitan
Pengolah Limbah Sampah Orga...
Daerah
Cadangan Minyakita Wilayah ...

Makam Sutrimo Hari Ini Dibongkar Polda Metro Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makam Sutrimo Hari Ini Dibo...

Gauff Melaju Tanpa Mengeluarkan Keringat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gauff Melaju Tanpa Mengelua...
Daerah
Kabut Asap Dampak Kebakaran...

Sepanjang Juni Lalu Ekonomi Bali Tumbuh Lumayan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sepanjang Juni Lalu Ekonomi...

Perum Bulog Singkawang Serap 7.862,97 Ton Gabah Petani

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Perum Bulog Singkawang Sera...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.