Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Minta Russia dan Ukraina Akhiri Perang dan Segera Berdamai

📅 Senin, 20 Okt 2025, 01:11 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Trump Minta Russia dan Ukraina Akhiri Perang dan Segera Berdamai Doc: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP
Ket. Presiden AS, Donald Trump bersama Presiden Rusia, Vladimir Putin

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (17/10) meminta Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk mengakhiri perang serta mendesak keduanya untuk merundingkan kesepakatan damai.

“Pertemuan dengan Zelenskyy sangat menarik dan ramah, tetapi saya mengatakan kepadanya, sebagaimana saya juga sangat menyarankan kepada Presiden Putin, bahwa sudah waktunya untuk menghentikan pembunuhan, dan membuat kesepakatan!” seru Trump seperti ditulis di platform Truth Social miliknya.

“Sudah cukup darah tertumpah, dengan batas-batas wilayah ditentukan oleh perang dan keberanian. Mereka seharusnya berhenti di posisi mereka sekarang. Biarkan keduanya mengklaim kemenangan, dan biarkan sejarah yang menilai!” tambahnya.

Trump pun mengklaim bahwa perang tidak akan pernah dimulai jika dia saat itu menjadi Presiden.

“Tidak ada lagi tembakan, tidak ada lagi kematian, dan tidak ada lagi pengeluaran uang dalam jumlah besar yang tidak berkesudahan,” katanya.

“Ribuan orang dibantai setiap minggu, cukup sudah. Pulanglah ke keluarga kalian dengan damai,” kata pemimpin AS itu menambahkan.

Unggahan tersebut muncul setelah berlangsungnya pertemuan antara Trump dan Zelenskyy di Gedung Putih beberapa waktu lalu, di tengah upaya baru untuk mengakhiri konflik Russia-Ukraina.

Trump mengumumkan pada Kamis bahwa ia setuju untuk bertemu dengan Putin di Hongaria untuk mengakhiri perang di Ukraina setelah delegasi tingkat tinggi bertemu pekan depan.

Tolak Kirim Tomahawk

Pesiden Trump juga mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pertemuan Jumat bahwa Washington tidak berniat mengirimkan rudal Tomahawk ke Kiev, lapor Axios, mengutip sejumlah sumber.

Menurut Axios, setelah pertemuan tersebut, Zelenskyy mendesak keras terkait Tomahawk, tetapi Trump menolak dan tetap pada pendiriannya. Trump mengatakan ia tidak berencana memberikan Tomahawk kepada Ukraina, setidaknya untuk saat ini.

Salah satu sumber mengatakan pertemuan Jumat itu “tidak mudah” dan “Trump bersikap keras”.

Sementara sumber lainnya mengatakan pertemuan berjalan buruk dan Trump memberikan beberapa pernyataan keras selama pertemuan kepada Zelenskyy dan di beberapa titik keadaan menjadi sedikit emosional.

Dalam unggahan di Truth Social setelah pertemuan dengan Zelenskyy pada Jumat, Trump mengatakan bahwa Russia dan Ukraina sebaiknya berhenti berperang dengan posisi saat ini, keduanya dapat mengeklaim kemenangan dan membiarkan sejarah yang menentukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Veda Ega Start di Posisi Kesembilan di Moto3 Hungaria 2026

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...

Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Pendeteksi Kebakaran Listrik Hi-VITS

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...

Jojo Lolos ke Final Indonesia Open 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.