Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badai Habagat di Filipina Tewaskan 8 Orang dan 486 Ribu Terdampak

📅 Senin, 10 Agu 2026, 05:50 WIB | Oleh:
Badai Habagat di Filipina Tewaskan 8 Orang dan 486 Ribu Terdampak Doc: istimewa
Ket. Badai menerjang Filipina.

MANILA - Sebanyak delapan orang meninggal dunia dan satu orang dilaporkan hilang akibat fenomena angin muson barat daya Habagat.

Badai muson tersebut menguat bersamaan dengan terjadinya siklon tropis Luis dan Maymay terus menghantam sejumlah kawasan di Filipina, demikian laporan pemerintah pada Minggu (9/8).

Dewan Penanganan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) mengatakan jumlah keseluruhan korban tewas masih dalam validasi termasuk dua orang di daerah Rizal akibat longsoran batu, dua orang di Batangas akibat tenggelam dan tersetrum listrik, dua korban di daerah Benguet karena tanah longsor, dan dua orang di La Union akibat tenggelam dan tersetrum.

NDRMMC menjelaskan setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.

Badan itu juga melaporkan tujuh orang terluka di Benguet akibat tanah longsor dan kecelakaan kendaraan. Satu orang di Batangas juga dilaporkan hilang.

NDRRMC menyebut warga terdampak tersebar di Wilayah I Ilocos, Wilayah II Cagayan, Wilayah III Luzon Tengah, Calabarzon, Mimaropa, Bicol, Wilayah VI Visayas barat, Wilayah IX Semenanjung Zamboanga, dan Daerah Cordillera (CAR).

Banjir dilaporkan terjadi di Wilayah I, Wilayah III, Mimaropa, CAR dan Calabarzon, sementara tanah longsor terjadi di Wilayah I, CAR dan Calabarzon. Hingga pukul 18:00 Waktu setempat, sebanyak 119 pusat evakuasi masih beroperasi dan menampung 2.500 keluarga atau 8.300 orang.

Sebanyak 170 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 13 rumah rusak total dan 157 rumah rusak Sebagian, sementara kerusakan infrastruktur diperkirakan mencapai 105,5 juta Peso (sekitar Rp30,95 miliar) dengan kerugian sektor pertanian mencapai 3,5 juta Peso (sekitar Rp1,02 miliar)

NDRRMC menyatakan pemerintah pusat, pemerintah daerah serta mitra lainnya telah menyalurkan bantuan senilai 13,93 juta Peso (sekitar Rp4,08 miliar) kepada keluarga yang terdampak.

Presiden Ferdinand R Marcos Jr telah mengarahkan lembaga pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul hujan lebat dan banjir yang melanda Metro Manila dan sejumlah wilayah di Luzon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Mikroba Bumi Mampu Bertahan...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.