Titik Kritis Iklim Pertama Terlewati, Terumbu Karang di Ambang Kehancuran
📅 Senin, 20 Okt 2025, 07:39 WIB | Oleh: Haryo BronoIa mengatakan terumbu karang membutuhkan tindakan “agresif” terhadap perubahan iklim dan pengelolaan lokal yang lebih baik, tetapi ia khawatir beberapa orang akan menafsirkan laporan tersebut sebagai habitat terumbu karang sedang menuju kehancuran, yang merupakan posisi yang tidak didukung.
Ia mengatakan ia khawatir masyarakat akan “menyerah pada terumbu karang” jika orang-orang berpikir bahwa terumbu karang tidak dapat diselamatkan lagi.
Dr. Mike Barrett, kepala penasihat ilmiah di WWF-UK dan salah satu penulis laporan tersebut, mengatakan bahwa laporan tersebut “menunjukkan bahwa konservasi terumbu karang kini lebih penting dari sebelumnya. Situasinya telah berubah dan responnya harus sangat mendesak.”
Ia mengatakan ada beberapa terumbu karang yang dikenal sebagai tempat perlindungan – tempat-tempat di mana dampak iklim tidak terlalu terasa dan melindungi tempat-tempat ini sangatlah penting.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dr. Tracy Ainsworth, wakil presiden International Coral Reef Society, mengatakan di banyak tempat ekosistem terumbu karang sedang berubah dan tidak lagi didominasi oleh karang, atau kehilangan keanekaragaman hayati. “Masa depan terumbu karang adalah transformasi, restrukturisasi ekosistem, dan tantangan baru,” ujarnya.
Dalam sebuah pernyataan, Institut Ilmu Kelautan Australia mengatakan interpretasi angka-angka global “harus dilakukan dengan hati-hati” karena dua alasan angka-angka tersebut menutupi variabilitas regional yang signifikan dan suhu global belum stabil “yang menunjukkan masih terbatasnya peluang untuk bertindak,” ujarnya. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!