Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 Hektare Terumbu Karang di Pasir Putih Situbondo Rusak

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 21:15 WIB | Oleh:
10 Hektare Terumbu Karang di Pasir Putih Situbondo Rusak Doc: Antara

Situbondo - Sekitar seluas 10 hektare terumbu karang di kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, rusak atau mati diduga akibat limbah air mengandung zat kimia kaporit.

Terumbu karang yang mengalami kerusakan parah itu khususnya di sekitar Watukenung atau sisi timur wisata Pantai Pasir Putih. Di sekitar pantai itu sejak beberapa tahun terakhir dibangun sejumlah tempat penginapan (vila) dan terdapat kolam renang.

"Pada minggu pertama bulan Juni 2025, kami bersama teman-teman menyelam memastikan kondisi terumbu karang di Watukenung, ternyata memang sudah mati, dan luasannya sekitar 10 hektare," kata salah seorang anggota Komunitas Misi Bahari Situbondo Danu Wardana, di Situbondo, Selasa.

Dia menuturkan, terumbu karang yang menjadi perlindungan pantai dan habitat biota laut serta daya tarik wisata itu rusak/mati bermula dari keresahan beberapa dosen kelautan dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) menyelam di kawasan wisata Pasir Putih.

Selanjutnya, kata Danu, Komunitas Misi Bahari Situbondo bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur melakukan pengecekan dan mengambil sampel terumbu karang yang mati itu.

"Setelah DKP Jatim mengambil sampel dan diuji laboratorium, hasilnya terumbu karang mati diduga akibat limbah air mengandung kaporit, dan kami sudah menerima hasil laboratorium dari DKP," ujar dia pula.

Menurut Danu, kerusakan terumbu karang di kawasan wisata Pasir Putih Situbondo itu tentunya merusak ekosistem laut dan menyebabkan hilangnya habitat dan penurunan keanekaragaman hayati.

"Kerusakan terumbu karang itu selain karena limbah air mengandung zat kimia, juga bisa karena pemanasan global, tapi untuk yang di Watukenung hasil laboratorium DKP Jatim diduga akibat limbah air mengandung kaporit," katanya lagi.

Namun, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo belum bisa dikonfirmasi terkait dengan rusaknya terumbu karang di kawasan Wisata Bahari Pasir Putih tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.