Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNESCO Tetapkan 26 Cagar Biosfer Baru, Pertama bagi Islandia

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 22:52 WIB | Oleh:
UNESCO Tetapkan 26 Cagar Biosfer Baru, Pertama bagi Islandia Doc: SBS
Ket. Semenanjung Snæfellsnes, Islandia.

PARIS - UNESCO telah menetapkan 26 kawasan cagar biosfer baru di 21 negara, sehingga jaringan cagar biosfer global kini mencakup 785 situs di 142 negara, demikian diumumkan organisasi tersebut pada Sabtu (27/9).

Dua situs baru di Tiongkok itu meliputi Cagar Biosfer Daqingshan di Daerah Otonom Mongolia Dalam dan Cagar Biosfer Zhouzhi di Provinsi Shaanxi.

Mencakup area seluas hampir 3.900 kilometer persegi di Pegunungan Yinshan tengah, Daqingshan merupakan pusat keanekaragaman hayati terkaya di wilayah tersebut. Cagar biosfer ini menjadi habitat bagi hampir 1.200 spesies tumbuhan tingkat tinggi (higher plants), 300 spesies vertebrata, dan 1.800 spesies artropoda.

Cagar Biosfer Zhouzhi, yang membentang seluas 690 kilometer persegi di lereng utara dan selatan Pegunungan Qinling, tertutup hutan dengan persentase 96 persen dan menjulang setinggi 2.904 meter di atas permukaan laut. Zona vegetasi vertikal yang sangat menakjubkan di sana menjadi habitat bagi lebih dari 3.630 spesies flora dan fauna liar, termasuk Panda Qinling, Monyet Hidung Pendek Emas, dan Takin Emas

Di antara negara-negara yang memiliki cagar biosfer baru, Angola, Djibouti, Guinea Khatulistiwa, Islandia, Oman, dan Tajikistan masing-masing mencatatkan cagar biosfer pertamanya. Sao Tome dan Principe menjadi negara pertama yang seluruh areanya diakui sebagai cagar biosfer.

UNESCO menggambarkan cagar biosfer sebagai tempat belajar untuk pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan konservasi keanekaragaman hayati dengan pemanfaatan ekosistem yang berkelanjutan. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.