Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menag Tekankan Pentingnya Kurikulum Cinta sebagai Dasar Pembentukan Karakter Bangsa

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag Tekankan Pentingnya Kurikulum Cinta sebagai Dasar Pembentukan Karakter Bangsa Doc: Antara
Ket. (Kiri ke kanan) Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Dewan Pembina Formas Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum Formas Yohanes H Budhisedjati, dan Ketua Panitia Doa Bersama Serian Wijatno menghadiri doa bersama di Jakarta, Sabtu (18/10).

Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa kurikulum cinta perlu menjadi pedoman kehidupan yang kokoh agar perbedaan yang ada dapat dirangkai menjadi kekuatan bersama dalam bingkai kebinekaan.

"Kurikulum cinta perlu ditata sedemikian rupa, bagaimana supaya perbedaan ini diramu menjadi sebuah lukisan. Kebinekaan ini adalah lukisan Tuhan, tidak boleh ada siapa pun yang merusaknya. Indonesia ini adalah lukisan Tuhan yang terindah di dunia," ujar Menag saat Doa Bersama Lintas Agama yang diselenggarakan Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) di Jakarta, Sabtu (18/10).

Acara ini diawali dengan pembacaan doa oleh perwakilan enam agama, yakni dari Katolik, Kristen, Konghucu, Hindu, Budha, dan Islam.

Turut hadir Ketua Umum Formas Yohanes Handojo Budhisedjati, Ketua Dewan Pembina Formas Hasyim Djojohadikusumo, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Mahfud MD, dan Habib Luthfi bin Yahya.

Menag mengajak masyarakat untuk memperbanyak ruang spiritualitas dan tempat ibadah sebagai sarana penyadaran dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

‎"Makin banyak tempat-tempat berdoa kepada Tuhan, makin banyak tempat penyadaran diri terhadap Tuhannya. Itu lebih baik daripada rumah-rumah preman yang mengajak orang menjauhi Tuhan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Menag juga memimpin doa bersama yang berisi permohonan ampun dan harapan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang damai, sejahtera, dan berkarakter.

Ketua Panitia Doa Bersama Formas Serian Wijatno menegaskan pentingnya berbagai ikhtiar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk melalui kegiatan doa lintas agama.

"Salah satunya dengan ikhtiar spiritual, yakni doa bersama lintas agama untuk Indonesia," katanya.

Sementara itu, Hashim Djojohadikusumo menekankan pentingnya kolaborasi dan persatuan nasional di tengah potensi polarisasi.

Ia juga mengapresiasi berbagai kemajuan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan mendorong pengawasan terhadap praktik korupsi.

"Saya bangga terhadap Presiden RI Prabowo Subianto atas berbagai kemajuan yang dicapai. Namun, kita tetap harus waspada terhadap praktik korupsi dan terus mengawal program-program seperti Sekolah Rakyat untuk memperbaiki nasib jutaan anak bangsa," kata dia.

Acara doa lintas agama tersebut menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai kasih, toleransi, dan spiritualitas dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.