Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BBPOM Makassar Sosialisasi Keamanan Pangan ke UMKM Penyuplai MBG

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 17:02 WIB | Oleh:
BBPOM Makassar Sosialisasi Keamanan Pangan ke UMKM Penyuplai MBG Doc: antara foto
Ket. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)

MAKASSAR - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan sosialisasi keamanan pangan bagi UMKM penyuplai program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau penyuplai dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Salah satu wujud dukungan BBPOM di Makassar adalah memberikan sosialisasi bagi peserta kegiatan pengembangan kapasitas usaha mikro dalam mendukung perluasan keterlibatan UMKM pada program MBG di Provinsi Sulawesi Selatan," kata Kepala BBPOM Makassar Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan di Makassar, Minggu (19/10).

Dia mengatakan sekitar 30 UMKM penyuplai dan calon penyuplai dapur SPPG mendapatkan sosialisasi terkait dengan keamanan pangan dan program strategis pemerintah dalam pemenuhan gizi anak.

Dia mengatakan program MBG bukan hanya meningkatkan pemenuhan gizi anak untuk tumbuh kembang fisik dan intelektual, namun juga menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Program baik ini tentunya harus didukung dengan suplai bahan baku pangan yang aman dan bermutu, oleh karenanya penting bagi pelaku supplier (penyuplai) dapur SPPG memahami tentang keamanan pangan,” ujarnya.

Dia mengatakan keamanan pangan tidak bisa hanya dibangun pada satu tahapan, akan tetapi harus konsisten dijaga dari hulu hingga hilir, mulai dari pemilihan bahan baku, lingkungan produksi, peralatan, penjamah pangan, proses produksi, hingga nantinya dikonsumsi.

Apabila ada ketidaksesuaian pada salah satu tahapan, ujar dia, bisa berdampak sebagai pemicu keracunan pangan.

Yosef Dwi yang juga mantan Kepala BBPOM Mataram ini, menyampaikan bahan baku pangan harus bebas dari tiga cemaran, yaitu fisik, kimia, dan mikrobiologi.

Cemaran fisik, antara lain rambut, serpihan kerikil, straples, ataupun serpihan serangga, sedangkam cemaran kimia baik yang sengaja ditambahkan, seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Metahnyl Yellow atau yang secara alamiah terdapat pada pangan, seperti sianida pada singkong, asam jengkolat pada jengkol, tetrodotoksin pada ikan buntal, dan histamin pada ikan atau udang.

Cemaran mikrobiologi, biasanya akibat penerapan higiene dan sanitasi yang tidak baik sehingga ditemukan mikroba pathogen, seperti e Coli, Salmonella, dan Bacillus Cereus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
AS Berlakukan Sanksi Baru p...

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.