Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diminta untuk Lapor jika Ada Penyimpangan MBG

📅 Senin, 23 Feb 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Diminta untuk Lapor jika Ada Penyimpangan MBG Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar - Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Hariqo Satria dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat, yang dipantau secara daring di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

JAKARTA - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) mengajak masyarakat agar tidak ragu-ragu melaporkan dan mengawasi apabila terdapat penyimpangan dan korupsi dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tenaga Ahli Muda Bakom RI Hariqo Satria menyampaikan semua masyarakat bisa mengawasi berjalannya program MBG dengan sifatnya yang transparan. “Dalam program Makan Bergizi Gratis, setiap orang hampir mempunyai kemampuan untuk mendeteksi di mana adanya korupsi dan penyimpangan,” ujar Hariqo dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat, yang dipantau secara daring di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan hal tersebut berbeda dengan pengawasan masyarakat terhadap kegiatan pemerintah lainnya, seperti apabila terdapat korupsi terkait dengan pembelian alat tulis kantor, perjalanan dinas, hingga pembangunan jembatan, yang membutuhkan keahlian khusus.

Selain itu, ia menegaskan pemerintah sama sekali tidak memotong anggaran di bidang pendidikan, kesehatan, maupun penanggulangan kemiskinan, guna melancarkan MBG.

Hariqo menilai sejauh ini, Indonesia sudah bergerak cepat dalam pelaksanaan program MBG. Pasalnya, negara lain disebutkan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk membangun sistem MBG.

Saat ini, dia mengungkapkan sudah ada 107 negara yang sudah memiliki kebijakan nasional terkait dengan pemberian MBG di sekolah. Jumlah itu meningkat sejak tahun 2020.

Untuk itu, Indonesia dinilai merupakan bangsa yang hebat karena bisa membangun sistem MBG dalam kurang dari dua tahun masa pemerintahan. “Sekarang sudah 60 juta orang lebih masyarakat, anak-anak kita, dari ibu hamil sampai dengan pelajar, itu mendapatkan Makan Bergizi Gratis,” jelas dia.

Hariqo menambahkan program tersebut pun sudah melahirkan lebih dari 1 juta orang pekerja atau menyerap tenaga kerja baru, sehingga meringankan beban ekonomi keluarga.

Respon BGN

Terpisah, Badan Gizi Nasional (BGN) merespons video yang beredar mengenai klaim Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto tentang mitra MBG yang meraup keuntungan bersih hingga 1,8 miliar rupiah per tahun.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Sony Sonjaya menegaskan narasi tersebut bentuk disinformasi yang menyesatkan dan tidak sesuai dengan fakta teknis maupun skema pembiayaan yang berlaku.

Ia membantah klaim mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meraup keuntungan 1,8 miliar rupiah per tahun sebagai asumsi yang keliru dan tidak berdasar pada realitas investasi maupun operasional.

Selain itu, dugaan penggelembungan harga bahan baku juga sebatas asumsi yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. “Mitra mendapatkan untung bersih 1,8 miliar rupiah per tahun adalah asumsi fiktif yang tidak berdasar pada realitas bisnis dan investasi. Padahal, 1,8 miliar rupiah bukan keuntungan bersih, melainkan pendapatan kotor maksimal,” ujarnya.

Anggota komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman memastikan program MBG selama bulan Ramadan tetap menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama anak-anak dan peserta didik di sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.