Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petugas Haji Wafat Usai Tugas, Keluarga Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Petugas Haji Wafat Usai Tugas, Keluarga Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kematian kepada keluarga almarhum Budi Iskandar Pulungan, petugas haji 1446 H/2025 M yang wafat 14 hari setelah tiba di Tanah Air. Santunan senilai Rp42 juta tersebut diserahkan langsung kepada istri almarhum, Rosmala, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasinya.

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Eko Nugriyanto. Keduanya hadir untuk memastikan bahwa perhatian dan perlindungan bagi para petugas haji terus dijalankan dengan komitmen penuh oleh pemerintah.

Romo menegaskan bahwa pemberian santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi mereka yang telah mengabdikan diri untuk melayani jemaah. Ia juga menyampaikan rasa hormat dan apresiasi terhadap dedikasi almarhum selama menjalankan tugas di Tanah Suci.

“Almarhum Budi Iskandar Pulungan menjalankan tugasnya dengan penuh semangat, menghadapi tantangan fisik dan mental demi kenyamanan jemaah. Ia menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Romo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Romo menambahkan, para petugas haji bekerja di bawah tekanan tinggi dengan situasi lapangan yang tidak mudah, namun tetap mengutamakan pelayanan terbaik bagi para jemaah. Menurutnya, mereka adalah bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji yang setiap tahunnya melibatkan jutaan umat Muslim dari seluruh dunia.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Eko Nugriyanto, mengungkapkan bahwa sebanyak 3.575 petugas haji telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan sepanjang tahun 2025. Perlindungan tersebut mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Upaya ini tidak hanya memastikan keselamatan petugas selama bertugas, tetapi juga memberikan ketenangan bagi keluarga mereka. Negara hadir untuk melindungi para pengabdi tersebut,” jelas Eko.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan tugas haji tahun ini berjalan relatif aman dengan minim insiden fatal. Namun, wafatnya almarhum Budi menjadi pengingat penting akan risiko yang dihadapi para petugas di lapangan.

Eko menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas jangkauan perlindungan bagi pekerja di berbagai sektor, termasuk sektor keagamaan. Kolaborasi dengan Kementerian Agama dinilai efektif dalam memberikan jaminan keselamatan dan kesejahteraan bagi para petugas yang menjalankan tugas penuh risiko.

“Kami sangat bersyukur karena kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya di lingkungan Kementerian Agama, berjalan baik dan membawa manfaat nyata,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Akbar Ismail, Pps. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun, menuturkan bahwa almarhum Budi terdaftar sebagai peserta aktif dengan dua program perlindungan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Program ini memastikan bahwa pekerja lapangan seperti petugas haji tetap mendapatkan perlindungan menyeluruh.

“Almarhum telah terdaftar dan terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan melalui Kantor Cabang Jakarta Rawamangun. Ini membuktikan pentingnya keikutsertaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi mereka yang bekerja di lapangan dengan risiko tinggi,” ujar Akbar.

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum dan berharap santunan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, santunan ini bukan hanya bentuk tanggung jawab institusional, tetapi juga penghormatan bagi para pengabdi yang telah berjuang tanpa pamrih.

Sementara itu, Rosmala, istri almarhum Budi, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian yang diberikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perkembangan Investasi Pusat Data di Batam

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Perkembangan Investasi Pusa...
Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.