Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Sebut Potensi Penemuan Spesies Baru di Indonesia Masih Sangat Besar.

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 15:20 WIB | Oleh:
BRIN Sebut Potensi Penemuan Spesies Baru di Indonesia Masih Sangat Besar. Doc: Antara Foto
Ket. Pengunjung merekam video koleksi tanaman begonia di Taman Begonia, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat

Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Deden Girmansyah mengungkapkan Indonesia masih menyimpan potensi besar penemuan spesies baru yang belum teridentifikasi.

"Potensi penemuan spesies baru masih sangat besar. Di Papua misalnya, dari data yang ada baru tercatat dua spesies begonia, padahal Papua Nugini memiliki sekitar 69 spesies. Jadi kemungkinan masih banyak sekali yang belum ditemukan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Deden menyebut secara khusus Kalimantan dan Papua masih menyimpan banyak kawasan yang belum tereksplorasi secara optimal. Ia bahkan memperkirakan jumlah begonia di Kalimantan saja bisa mencapai ratusan spesies.

Selain potensi ilmiah, lanjut dia, begonia liar juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat praktis. Tanaman ini dikenal memiliki bentuk dan warna daun yang menarik sebagai tanaman hias, mengandung banyak air pada batangnya, serta berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional.

Dalam hal ini, Deden menyoroti minimnya jumlah ahli taksonomi di Indonesia, sehingga diharapkan semakin banyak generasi muda tertarik menjadi taksonom untuk mempercepat identifikasi kekayaan biodiversitas nasional.

"Kita berpacu dengan waktu, apakah spesies itu ditemukan lebih dulu atau justru hilang lebih dulu akibat kerusakan habitat," ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN Destario Metusala menyebut Indonesia memiliki sekitar 4.000 spesies anggrek, menjadikannya salah satu negara dengan keragaman anggrek tertinggi di dunia.

Sebagian besar di antaranya bersifat endemik dan memiliki potensi besar untuk pengembangan obat, kosmetik, tanaman hias, hingga bahan aromatik.

Peneliti yang belum lama ini berhasil mengidentifikasi tiga spesies anggrek baru Indonesia itu juga menilai tantangan kelestarian anggrek perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari perubahan fungsi lahan hingga perlunya pengaturan pemanenan dari alam untuk kebutuhan kolektor dan industri obat.

"Sebagian besar bahan baku obat masih diambil langsung dari alam. Karena itu, budidaya dan penangkaran menjadi solusi penting untuk menjaga keberlanjutannya," ucap Destario.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.