Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Walkot Bandung Muhammad Farhan: Seleksi Kembali Dibuka, Tiga Lembaga Konservasi Jadi Calon Pengelola Bandung Zoo

📅 Senin, 08 Jun 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Walkot Bandung Muhammad Farhan: Seleksi Kembali Dibuka, Tiga Lembaga Konservasi Jadi Calon Pengelola Bandung Zoo Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Situasi Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) saat masih beroperasi di Kota Bandung, Jawa Barat.

KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyebut terdapat tiga lembaga konservasi yang menjadi calon pengelola Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo), yakni Taman Safari Indonesia, Faunaland dan Gembira Loka.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan proses seleksi pengelola Bandung Zoo kembali dibuka setelah ketiga peserta tersebut memasukkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

“Bandung Zoo hari ini dan besok, berdasarkan laporan yang saya terima akan kembali dibuka prosesnya. Ada tiga peserta yang akhirnya memasukkan kembali dokumen persyaratan,” kata Farhan di Bandung, Senin (8/6).

Farhan mengaku menaruh perhatian besar terhadap proses seleksi tersebut karena menjadi kesempatan terakhir untuk menentukan pengelola baru Bandung Zoo.

“Saya cukup deg-degan karena saya sendiri tidak boleh melihat dokumennya secara langsung. Ini adalah kesempatan terakhir,” katanya.

Ia menjelaskan apabila proses lelang kembali tidak menghasilkan pengelola, Pemkot Bandung akan melaporkan perkembangan tersebut kepada Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menentukan langkah lanjutan.

“Kalau gagal lagi, saya harus menghadap Menteri Kehutanan untuk menyampaikan seluruh laporan perkembangan. Saya juga harus melapor kepada Pak Gubernur. Nanti kami bertiga akan membahas langkah selanjutnya terkait pengelolaan satwa di sana,” katanya.

Farhan menuturkan panitia seleksi berasal dari Pemkot Bandung dengan melibatkan tenaga ahli dari Kementerian Kehutanan dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat guna memastikan penilaian teknis pengelolaan satwa dilakukan secara profesional.

“Perlu dipahami bahwa proses lelang ini sangat serius. Nilainya besar, sehingga ketika ada perubahan angka penawaran dari peserta, kami harus melakukan proses administrasi lelang ulang,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.