Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemnaker Targetkan 100 Ribu Lowongan Magang pada Tahun Ini

📅 Senin, 13 Okt 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Kemnaker Targetkan 100 Ribu Lowongan Magang pada Tahun Ini Doc: RRI/Chairul Umam
Ket. Menaker Yassierli

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan bagi angkatan kerja muda melalui Program Magang Nasional. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyampaikan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada para kepala daerah untuk mendorong partisipasi perusahaan.

"Kami menargetkan 100 ribu lowongan magang dapat tersedia hingga akhir 2025," ujar dia, Senin (13/10).

Karena itu, Menaker mengajak dunia usaha membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia memperoleh lapangan kerja.

Pada batch pertama, pemerintah membuka kuota 20 ribu peserta magang. Jumlahnya akan ditambah 80 ribu kuota lagi pada batch kedua, yang dimulai 17 November 2025.

Peserta yang belum lolos tahap pertama masih berpeluang mengikuti seleksi berikutnya. Selain itu, Kemnaker juga menyediakan aplikasi Karirhub di platform SiapKerja yang kini menampung 200 ribu lowongan kerja aktif.

Pemerintah menargetkan jumlah tersebut naik hingga lebih dari satu juta lowongan kerja nonmagang. Program ini menjadi bagian dari upaya Kemnaker memperluas akses upskilling dan reskilling, serta mempercepat penempatan kerja.

Kemnaker telah memperpanjang masa pendaftaran bagi yang ingin mengikuti program pemagangan lulusan baru. Pendaftaran yang sebelumnya ditutup pada 12 Oktober 2025 diperpanjang hingga 15 Oktober 2025.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, mengatakan ini merupakan respon atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini.

"Kemnaker masih membuka kesempatan seluas-luasnya yang ingin mengikuti program pemagangan lulusan perguruan tinggi dengan memperpanjang masa pendaftaran," ujar dia.

Jadwal pendaftaran perusahaan dan usulan program pemagangan dilaksanakan pada 1-14 Oktober, dilanjutkan pendaftaran peserta pemagangan hingga 15 Oktober 2025. Berikutnya dilakukan seleksi dan pengumuman peserta pemagangan pada 16-18 Oktober 2025.

Sedangkan pelaksanaan magang berlangsung pada 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.

"Setelah lolos, peserta akan menandatangani perjanjian magang dengan perusahaan tempat magang," kata Sunardi.

Lintas sektor pemagangan meliputi makanan dan minuman, industri kreatif dan digital, komunikasi dan informasi, sektor publik, industri manufaktur. Kemudian pariwisata, logistik dan transportasi, pertanian, hingga sektor jasa lainnya.

Sesuai Permenaker No.8 Tahun 2025, program pemagangan ini menyasar lulusan vokasi (D1-D4) dan Sarjana (S1). Mereka yang baru lulus maksimum satu tahun terakhir dapat mendaftar program pemagangan melalui platform MagangHub.Kemnaker.go.id. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.