Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelensky Desak Trump Akhiri Perang Ukraina Seperti di Timur Tengah

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zelensky Desak Trump Akhiri Perang Ukraina Seperti di Timur Tengah Doc: AP
Ket. Presiden Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Sidang Umum PBB, Selasa, 23 September 2025, di New York.

KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Donald Trump untuk menengahi perdamaian di Ukraina seperti di Timur Tengah melalui panggilan telepon pada hari Sabtu (11/10).

Iamengatakan jika Trump dapat menghentikan satu perang, "perang lainnya juga dapat dihentikan".

Desakan itu muncul sehari setelah Rusisa melancarkan serangan besar-besaran terhadap jaringan energi Ukraina, yang mengakibatkan aliran listrik terputus di sebagian ibu kota Kyiv dan sembilan wilayah Ukraina lainnya.

Upaya diplomatik untuk mengakhiri invasi Russia ke Ukraina telah melambat dalam beberapa bulan terakhir, sebagian karena perhatian global beralih ke perang dua tahun Israel dengan kelompok militan Palestina Hamas, kata Kyiv.

Trump, yang mengumumkan tahap pertama kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada hari Rabu, bertemu dengan Presiden Russia Vladimir Putin untuk mengadakan pembicaraan pada bulan Agustus tetapi gagal mencapai kesepakatan damai apa pun.

"Saya telah menelepon Presiden AS Donald Trump. Sangat positif dan produktif," ujar Zelensky di Facebook. Ia memberi selamat kepada Trump atas rencana gencatan senjatanya yang "luar biasa" di Timur Tengah.

"Jika perang dapat dihentikan di satu kawasan, maka perang lain pasti dapat dihentikan juga, termasuk perang Russia," tambah Zelensky, seraya mendesak Trump untuk menekan Russia agar bernegosiasi.

Zelensky juga mengatakan di X, mereka telah membahas "peluang untuk memperkuat pertahanan udara kami, serta kesepakatan konkret yang sedang kami upayakan untuk memastikan hal ini. Ada pilihan yang baik dan gagasan yang solid tentang cara untuk benar-benar memperkuat kami."

Hubungan antara kedua pemimpin tersebut menghangat secara dramatis sejak Februari, ketika mereka berdebat dalam pertemuan yang disiarkan televisi di Gedung Putih.

Sejak itu, Trump bersikap lebih bermusuhan terhadap Moskow dan menyatakan simpatinya terhadap Ukraina.

Pada bulan September, ia menulis di Truth Social bahwa Kyiv harus mencoba "merebut kembali" semua wilayah yang didudukinya dengan bantuan Eropa dan NATO.

Ibu Negara AS Melania Trump mengatakan pada hari Jumat, dia telah mengamankan pembebasan anak-anak Ukraina yang diculik oleh Russia setelah membangun saluran komunikasi belakang yang luar biasa dengan Putin.

Pemadaman Listrik

Serangan Russia di Ukraina menewaskan sedikitnya lima orang pada hari Sabtu dan memutus aliran listrik ke beberapa bagian wilayah Odessa di selatan Ukraina, menurut pejabat Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.