Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Haji dan Umrah Tambah Kloter Haji untuk NTB di 2026

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Menteri Haji dan Umrah Tambah Kloter Haji untuk NTB di 2026 Doc: antara foto
Ket. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf

LOMBOK TIMUR - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf memastikan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan tambahan dua kloter dari jumlah calon haji sebanyak 4.000 orang di tahun 2026, sehingga mengurangi masa antrean menjadi berkisar 26 tahun.

“NTB akan mendapatkan tambahan dua kloter dari jumlah calon haji sebanyak 4.000 orang," kata Irfan didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat berkunjung dan menghadiri perayaan 90 tahun Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di Anjani, Lombok Timur, melalui keterangan resmi, Minggu (12/10).

Ia mengatakan sebagai kementerian baru, pihaknya banyak belajar dari kekeliruan pada masa lampau untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, lebih baik lagi.

"Pelayanan kesehatan bagi calon jamaah kita dinilai pemerintah Arab Saudi masih kurang bagus. Begitu juga dengan kuota haji untuk daerah yang belum sesuai dengan Undang-Undang Haji dan lain lain," terangnya.

Selain NTB dan daerah lain, pihaknya memastikan seluruh infrastruktur haji di kantor-kantor urusan haji se-Indonesia dalam kondisi baik. Pihaknya telah menyampaikan pula ke DPR RI, agar kuota haji daerah didasarkan pada masa tunggu antrean.

Sementara itu memperingati HUT Madrasah NWDI, ia mengingatkan kedua pendiri NU KH Hasyim Asyari dan NW KH Zainudin Abdul Majid sama-sama belajar di Makkah. Memiliki sanad keilmuan yang sama dan pemikiran yang sama sehingga tak perlu dipertentangkan.

"Saya juga berpesan pada pengelola pondok, agar keturunan langsung dapat terus berkhidmat sehingga tetap mandiri menjalankannya. Termasuk dalam kurikulum pendidikan," katanya.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan, KH Hasyim Asyari dengan revolusi jihad-nya maka KH Zainudin Abdul Majid dengan revolusi pendidikannya menjadikan keduanya Pahlawan Nasional. "Ikhtiar dan perjuangan revolusioner 90 tahun kemarin, telah terlihat dari ribuan sekolah NW di seluruh nusantara," tuturnya.

Menurutnya ini menjadi pengakuan, masyarakat mendapatkan manfaat dari kiprah NW selama ini. Dirinya berharap kontribusi dalam pengembangan umat, merambah pada aspek ekonomi dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.