Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendukbangga Sebut Program Genting Kini Telah Jangkau Hampir Satu Juta Anak

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Mendukbangga Sebut Program Genting Kini Telah Jangkau Hampir Satu Juta Anak Doc: antara foto
Ket. Mendukbangga/BKKBN, Wihaji

MANADO - Mendukbangga/BKKBN, Wihaji mengungkapkan hingga saat ini program orang tua asuh cegah stunting (Genting) telah menjangkau hampir satu juta anak.

“Anak asuh saya hampir satu juta anak, termasuk di sini, yang itu bagian kewajiban dan kewenangan saya dan itu tanpa APBN," kata Menteri Wihaji saat kunjungan kerja di Manado, Minggu (12/10).

Menteri mencontohkan, pada saat mengunjungi Kabupaten Minahasa Utara, di Desa Wusa, Kemendukbangga/BKKBN membawa mitra program Genting yaitu 'Rumah Zakat' untuk membantu warga dengan membangun rumah.

Sementara di Kota Manado, di Kelurahan Pandu membangun sumur, hunian, harapannya membantu keluarga berisiko stunting agar bisa nol.

"Bila ada potensi stunting, segera kita tuntaskan. Terima kasih kepada kepala dinas kesehatan, kepala Puskesmas yang sudah mengawal proses ini. Kita harus bekerja bersama-sama, tidak bisa sendirian," katanya menambahkan.

Wihaji mengatakan, penanganan stunting, butuh percepatan, "Bila tidak akan repot. Saya pernah menjadi kepala daerah untuk membantu butuh proses panjang sehingga yang super prioritas langsung dikerjakan."

Dia menyebutkan, program Genting tersebut disokong korporasi, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta pribadi.

Ketiga kategori orang tua asuh cegah stunting tersebut yang nantinya akan mengerjakan yang super prioritas, cepat, tidak berbelit, harus segera dikerjakan.

Sebelum kembali ke Jakarta, Mendukbangga/BKKBN Wihaji mendampingi Ketua Komisi IX, Felly E Runtuwene pada acara 'Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja' serta mengunjungi Keluarga Beresiko Stunting (KRS) di Desa Wusa, Kabupaten Minahasa Utara dan Kelurahan Pandu, Kota Manado.

Rumah Layak Huni

Dalam kesempatan itu, Wihaji juga mengungkapkan bahwa program gerakan orang tua asuh cegah stunting (Genting) membantu membangun rumah layak huni bagi dua keluarga di Kabupaten Minahasa dan Kota Manado.

"Ini hari kedua kita berkegiatan di Sulut. Kemarin bersama sama dengan Ketua Komisi IX, kita melakukan edukasi, kumpul guru guru yang memang punya tanggung jawab terhadap pendidikan untuk pemahaman sederhana tentang keluarga," kata Wihaji.

Hari kedua kegiatan Kemendukbangga/BKKBN adalah mengunjungi keluarga risiko stunting (KRS).

"Kenapa ini penting? Angka prevalensi stunting kita mencapai 19,8 persen. Sementara di Sulawesi Utara 20,8 persen, bupati dan wali kota harus bekerja bersama," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.