Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-gara Haaland! Tren Tas besar Jadi Fesyen Baru Pria

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 19:54 WIB | Oleh:
Gara-gara Haaland! Tren Tas besar Jadi Fesyen Baru Pria Doc: ANTARA/HO-Instagram erling
Ket. Tangkapan layar Erling Haaland di akun media sosial pribadinya.

JAKARTA - Tas berukuran besar semakin mencuri perhatian dalam dunia fesyen pria. Jika sebelumnya aksesori pria identik dengan tas selempang berukuran kecil atau "mini bag", kini desainer dan sejumlah figur publik mulai mengusung tas berukuran besar sebagai pelengkap gaya berpakaian.

Dilansir dari laman InStyle, Jumat (10/7) waktu setempat, tren tersebut terlihat dari semakin banyaknya selebritas dan atlet yang tampil membawa tas berukuran besar, mulai dari tote bag hingga tas tangan mewah.

Pesepak bola asal Norwegia Erling Haaland menjadi salah satu sosok yang menarik perhatian berkat koleksi tas mewah Hermès miliknya. Melalui unggahan di media sosial, Haaland beberapa kali terlihat membawa berbagai model langka, termasuk Hermès HAC 50 dan Kelly Dépêches.

Selain Haaland, aktor Nicholas Hoult juga tampil dengan tas tote berukuran besar saat menjalani tur promosi film "Superman", sementara Pedro Pascal terlihat membawa Bottega Veneta Andiamo Messenger saat menghadiri Festival Film Cannes ke-78. Aktor Jacob Elordi juga beberapa kali terlihat mengenakan tas desainer berukuran besar dalam berbagai kesempatan.

Tren tersebut turut diperkuat oleh sejumlah figur fesyen seperti Harry Styles, Bad Bunny, dan A$AP Rocky yang dikenal kerap memadukan elemen busana yang selama ini dianggap feminin ke dalam gaya berpakaian pria.

Tren tas berukuran besar menandai perubahan dalam fesyen pria yang kini lebih terbuka terhadap eksplorasi aksesori, baik dari segi ukuran, warna, maupun desain.

Tren ini menunjukkan bahwa semakin banyak pria yang berani bereksperimen dengan penampilan tanpa terpaku pada batasan maskulinitas yang selama ini berkembang di masyarakat.

Meski demikian, penggunaan tas berukuran besar tidak serta-merta mencerminkan pandangan seseorang terhadap isu gender. Namun, fesyen dinilai menjadi ruang untuk mengeksplorasi identitas dan gaya personal sebelum perubahan tersebut diterima lebih luas oleh masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.