Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Terbuka untuk Kerja Sama Energi dengan Gazprom dan Rosneft Russia

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 15:23 WIB | Oleh:

Indonesia juga melihat CCS/CCUS sebagai metode dekarbonisasi kunci, dengan target 15 proyek beroperasi sebelum 2030.

Potensi penyimpanan CO2 diperkirakan mencapai 25,5-68,2 miliar ton.

Untuk mendukung NZE 2060, Indonesia juga berencana memperkenalkan energi nuklir dengan reaktor modular kecil (SMR) yang sedang dipertimbangkan di Kalimantan dan Sumatera.

Hangga menyebut keahlian perusahaan seperti Rosatom dapat membantu dalam memfasilitasi teknologi di bidang ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.