Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Percaya Diri, Ekonomi Bisa Tumbuh Lebih Tinggi dari Prediksi Bank Dunia

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 14:33 WIB | Oleh:
Indonesia Percaya Diri, Ekonomi Bisa Tumbuh Lebih Tinggi dari Prediksi Bank Dunia Doc: ist
Ket. menteri keuangan

JAKARTA – Bank Dunia memproyeksikan Indonesia akan tumbuh 5 persen. Tapi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lebih percaya diri optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai 5,2 persen tahun ini.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, proyeksi Bank Dunia tidak sepenuhnya mencerminkan kebijakan fiskal Indonesia yang tengah diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

"World Bank kan enggak tahu (kondisi) tentang fiskal kita. Jadi ya sebagai outsider, itu bagus. Jadi kita dapat feedback," kata Febrio, di Jakarta, Kamis.

Bank Dunia sebelumnya memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 di level 4,8 persen dari estimasi awal 4,7 persen. Meski meningkat, angka tersebut masih berada di bawah target pertumbuhan ekonomi pemerintah Indonesia sebesar 5,2 persen.

Febrio menilai, proyeksi lembaga internasional itu kerap didasarkan pada informasi makroekonomi terbatas, sementara pemerintah telah menyiapkan sejumlah stimulus untuk mendorong perekonomian.

Untuk 2026, pemerintah bahkan optimistis pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4 persen.

Menurutnya, lembaga internasional seperti Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Pembangunan Asia (ADB), maupun Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) justru memiliki kepentingan untuk berinvestasi di Indonesia.

"World Bank itu kan bukan lembaga auditor, World Bank itu ingin investasi di Indonesia. Nah terus kita tanya, keuntungannya berapa? Ya kalau terlalu mahal ya kita enggak mau juga. Banyak orang dan lembaga internasional ingin investasi di Indonesia. Makanya mereka pantau terus (ekonomi Indonesia)," ujarnya lagi.

Hal yang sama berlaku bagi OECD. Menurut Febrio, OECD merupakan representasi negara-negara maju yang secara aktif memantau kondisi ekonomi Indonesia untuk mengidentifikasi peluang investasi.

"OECD itu juga adalah perpanjangan tangan dari negara-negara OECD. Dia ingin tau, makanya dia buat (laporan) selalu mengkaji ekonomi Indonesia," kata dia.

Meski demikian, dirinya menyambut baik perhatian dan pemantauan lembaga-lembaga internasional terhadap perekonomian nasional. Pemerintah pun siap menunjukkan sektor-sektor potensial dan dukungan kebijakan yang disiapkan untuk memperkuat prospek investasi.

“Sehingga kita justru malah melihat dan menyambut baik mereka terus memantau ekonomi Indonesia. Artinya mereka ingin investasi. Lalu kita tunjukkan peluangnya di sini. Kita akan berikan support di beberapa sektor,” ujarnya.

Adapun dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2025 yang dirilis pada Selasa (7/10), Bank Dunia mencatat pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) masih relatif tinggi.

Namun, sejumlah langkah yang diambil untuk mempertahankan laju pertumbuhan saat ini dinilai belum tentu mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.