Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peduli Lansia, Pemprov DKI Siapkan Tempat Pertemuan Khusus untuk Para Lansia

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peduli Lansia, Pemprov DKI Siapkan Tempat Pertemuan Khusus untuk Para Lansia Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Para murid Sekolah Lansia Fatmawati saat mengikuti proses belajar mengajar di RPTRA Pinang Pola, Jakarta, Rabu (7/6/2023).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pihaknya akan segera menyiapkan tempat berkumpul khusus untuk masyarakat lanjut usia (lansia) di ibu kota karena pertemuan untuk para lansia dapat meningkatkan rasa percaya diri hingga produktifitas.

“Memang pertemuan-pertemuan yang seperti itu membuat umur panjang, membuat merasa dirinya bermanfaat dan produktif,” jelas Pramono saat menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-30 Tahun 2026 di Jakarta Bird Land, Gelanggang Samudra Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/7).

Pramono mengatakan, sebelumnya Pemprov DKI sempat menyiapkan tempat untuk pertemuan para lansia di ibu kota. Namun, lokasi tersebut akhirnya digunakan untuk sekolah rakyat.

Oleh sebab itu, Pemerintah Jakarta akan segera menyiapkan lokasi baru untuk tempat pertemuan para lansia.

Saat ini, kata Pramono, Jakarta dihuni sekitar 1,16 juta lansia atau 10,6 persen dari total populasi. Ia menilai, besarnya jumlah penduduk lansia harus menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan kota.

Pembangunan tidak cukup hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga harus memastikan warga senior memperoleh perlindungan, akses layanan, dan ruang untuk berinteraksi.

Menjelang usia lima abad, Pramono menilai Jakarta harus tumbuh menjadi kota yang dapat dinikmati seluruh kelompok usia.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, keluarga, Forum Komunikasi Lanjut Usia (FKLU), komunitas, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Dia menambahkan, perhatian terhadap lansia tidak hanya menyangkut penyediaan layanan dan bantuan, tetapi juga menjaga harapan serta semangat hidup mereka.

"Kata kuncinya adalah lansia di Jakarta merasa memiliki harapan. Seseorang yang punya harapan biasanya lebih semangat untuk hidup," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Megapolitan
Solidaritas Sosial dengan K...
Luar Negeri
Kanada Dituding Bantu Tiong...
Megapolitan
Kondisi Perekonomian Jakart...
Megapolitan
Mandirikan Daerah lewat Opt...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.