Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Untuk Hadapi Perubahan Iklim Perlu Penanganan Infrastruktur Sosial

3 Senin, 13 Jul 2026, 12:44 WIB | Oleh:
Untuk Hadapi Perubahan Iklim Perlu Penanganan Infrastruktur Sosial Untuk Hadapi Perubahan Iklim Perlu Penanganan Infrastruktur Sosial Doc: ist
Ket. perlu perubahan infrastrutkur

JAKARTA – Menghadapi perubahan iklim perlu disertai pembenahan bidang infrastruktur sosial. untuk menghadapi perubahan iklim. “Jelas bahwa persoalan iklim akan mempengaruhi infrastruktur fisik, tetapi ternyata infrastruktur sosial juga harus ditangani karena persoalan kenaikan muka laut akibat perubahan iklim juga berpengaruh kepada orang-orang,” ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy.

Dia menekankan ini dalam agenda Dialog Kebijakan Nasional Kenaikan Muka Air Laut di Jakarta, Senin. Dalam kesempatan tersebut, dia menceritakan bahwa Bappenas baru saja menghadiri Sustainable Conference di Jerman yang membahas tentang dampak perubahan iklim terhadap dunia. Menurut Rachmat, para pimpinan dari berbagai negara menegaskan bahwa perubahan iklim bukan hanya diwaspadai, tetapi dihadapi dan diatasi.

Karena itu, Kepala Bappenas menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur fisik seperti jalan, jembatan, pelabuhan, hingga bandara, tak cukup untuk mengatasi dampak perubahan iklim. Namun, diperlukan juga penanganan persoalan infrastruktur sosial karena dampak dari perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap masyarakat.

“Pada akhirnya, orang-orang yang ada di pulau-pulau kecil, orang-orang yang tinggal di wilayah Pantai Utara Jawa, mereka lah yang paling merasakan dampak nyatanya,” ungkap dia.

Bappenas mengingatkan bahwa jika wilayah utara Jawa tak dapat mengatasi kenaikan air permukaan laut sebagai dampak perubahan iklim, maka secara otomatis berpengaruh terhadap capaian Produk Domestik Bruto (PDB).

“60 persen lebih PDB kita ada di pulau Jawa, 70 persen lebih ada di wilayah utara Jawa, 26 persen lebih ada di Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) Kalau itu tergenang, itu terendam, maka otomatis PDB kita langsung terpengaruh. Bukan hanya orang-orang yang terpengaruh, tetapi perekonomian kita yang berpengaruh,” ujar Rachmat Pambudy

“Jadi Bapak Menko (Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono), setelah infrastruktur fisik, infrastruktur sosial, keberadaan orang-orang, layanan orang-orang berupa rumah sakit, fasilitas pendidikan, layanan-layanan sifatnya sosial supaya masyarakat lebih sejahtera, tampaknya juga di bawah tanggung jawab Bapak,” kata Menteri PPN.

Dua hal lagi yang dinilai menjadi tanggung jawab Kementerian Koordinator (Kemenko) IPK ialah membangun infrastruktur ekonomi dan infrastruktur digital.

Untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut, pihaknya berkomitmen menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan. Adapun dalam implementasi, Kemenko IPK dan Badan Otoritas Pengelola Pantai Utara Jawa yang bertanggung jawab menuntaskan masalah-masalah itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

1 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
PT MRT Jakarta Mengonfirmas...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.