Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MUSE Ekspansi ke Asia, Siap Buka Era Baru Investasi Aset Mewah Digital

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 12:50 WIB | Oleh:
MUSE Ekspansi ke Asia, Siap Buka Era Baru Investasi Aset Mewah Digital Doc: Istimewa

JAKARTA – MUSE, perusahaan teknologi asal Australia yang dikenal sebagai pelopor platform investasi aset mewah digital, resmi mengumumkan ekspansinya ke kawasan Asia pada Rabu (8/10/2025). Langkah strategis ini menjadi momentum penting bagi MUSE untuk memperkuat posisinya sebagai pionir infrastruktur keuangan generasi baru yang dirancang bagi investor visioner di wilayah Asia.

Ekspansi ini bukan hanya perluasan geografis, tetapi juga upaya membangun kemitraan strategis dengan dana kekayaan negara, kantor keluarga, dan lembaga keuangan terkemuka di Asia. Melalui kolaborasi tersebut, MUSE bertujuan menciptakan ekosistem investasi yang lebih transparan, likuid, dan mudah diakses bagi investor dengan portofolio aset bernilai tinggi.

Didirikan oleh Michelle Zhang, MUSE sebelumnya telah mencetak sejarah dengan meluncurkan platform investasi digital pertama di dunia yang menggabungkan teknologi blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data. Platform ini memungkinkan investor dan kolektor global untuk membeli, menjual, dan mengelola aset riil berkualitas investasi, dengan nilai inventaris mencapai lebih dari USD 150 juta saat diluncurkan.

“Walau MUSE masih berada pada tahap awal perjalanan kami, kami telah mencapai titik penting. Dengan dukungan dari mitra, pemasok, dan investor, kami siap melangkah ke ekspansi internasional pertama kami, dan Asia memiliki antusiasme alami terhadap aset riil,” ujar Michelle Zhang, Pendiri dan CEO MUSE.

Sebagai bagian dari ekspansi tersebut, MUSE juga mengumumkan rencananya membangun Center of Excellence di Indonesia. Fasilitas ini akan difokuskan pada pengembangan digital dan strategi pemasaran regional untuk memperkuat kehadiran perusahaan di pasar Asia Tenggara.

Langkah ini menunjukkan keseriusan MUSE dalam menjadikan Asia sebagai pusat pertumbuhan baru bagi industri investasi aset mewah. Selain menjadi wadah inovasi, pusat tersebut juga akan berfungsi sebagai pusat riset dan pelatihan bagi para mitra bisnis dan investor di kawasan ini.

Chief Commercial Officer & Direktur Asia MUSE, AJ Lee, menegaskan bahwa ekspansi ke Asia telah direncanakan sejak awal tahun. “Kami telah menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah kelompok investasi terkemuka sebelum peluncuran resmi. Inisiatif yang akan kami luncurkan dalam beberapa bulan mendatang akan menjadi inkubator bagi mitra, investor, dan klien pertama MUSE di kawasan ini,” jelasnya.

Dalam memperkuat posisi globalnya, MUSE juga memperkenalkan dua inovasi dunia pertama di sektor investasi aset mewah, yakni MUSE Luxury Investment Index (MLII) dan MUSE ETF. MLII berfungsi sebagai tolok ukur untuk mengukur nilai aset mewah setara dengan saham dan properti, sementara MUSE ETF menawarkan diversifikasi dan likuiditas bagi investor melalui dana yang diperdagangkan secara publik.

Kedua inovasi ini membuka jalan bagi investor Asia untuk berpartisipasi dalam kelas aset bernilai tinggi yang memiliki karakteristik kelangkaan, nilai budaya, serta permintaan global yang stabil. Dengan sistem Digital Vault, Sale & Resale Engine, serta Integrated Compliance, MUSE menghadirkan transparansi dan keamanan dalam setiap transaksi investasi.

Selain itu, sistem Data and AI Powered Intelligence milik MUSE memungkinkan investor memantau pola permintaan pasar global, memprediksi harga aset, dan mengelola risiko secara real-time. Teknologi ini menjadi tulang punggung bagi pengembangan platform yang efisien, aman, dan berbasis data.

Ekspansi ke Asia juga menandai langkah besar MUSE untuk menghubungkan komunitas investor di kawasan ini dengan pasar global. Melalui pendekatan kolaboratif, MUSE berupaya menciptakan nilai jangka panjang dan memperluas akses terhadap investasi berbasis aset nyata, mulai dari karya seni hingga barang koleksi bernilai tinggi.

Dengan ekspansi ambisius ini, MUSE siap memperkuat perannya sebagai penghubung antara dunia finansial tradisional dan ekonomi digital. Melalui teknologi blockchain dan AI, perusahaan ini membuka peluang bagi investor Asia untuk menjadi bagian dari revolusi baru investasi aset mewah yang transparan, terukur, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Warga Manfaatkan Sisa Mater...

Hujan Diramalkan Bakal Turun di Sebagian Besar Nusantara

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
Daerah
Pesparawi Diharapkan Berlan...
Olahraga
Badosa Hentikan Tren Buruk ...

Waow… Inul Bicara Transformasi Musik. Apa Katanya

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...
Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...
Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.