Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Subang Siapkan ASN Pendamping Khusus Laporan Administrasi Dana BOS di Sekolah

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Pemkab Subang Siapkan ASN Pendamping Khusus Laporan Administrasi Dana BOS di Sekolah Doc: ANTARA/HO-Pemkab Subang
Ket. Bupati Subang Reynaldy Putra.

SUBANG - Pemerintah Kabupaten Subang tengah mendesain skema penempatan aparatur sipil negara pendamping di setiap sekolah guna mengemban tanggung jawab tata kelola administrasi dan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Rabu (20/5). 

Bupati Subang Reynaldy Putra dalam keterangannya di Subang, Rabu menyampaikan selama ini penggunaan dana BOS seringkali menjadi objek pemeriksaan atau audit Badan Pemeriksa Keuangan.

"Kondisi ini menjadi beban tersendiri bagi kepala sekolah," katanya.

Reynaldy mengatakan  tidak menutup mata atas beban kepala sekolah dalam penyusunan administrasi berupa surat atau laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS.

Untuk itu pihaknya kini tengah mendesain agar setiap sekolah memiliki aparatur sipil negara pendamping untuk menyelesaikan hal administrasi di sekolah. Sehingga kepala sekolah bisa fokus dalam membenahi lingkungan sekolahnya masing-masing.

“Kadang bukan karena nakal, tapi memang ada kepala sekolah yang tidak mengerti cara mengelola keuangan, cara mengelola dana sehingga asal-asalan dalam membuat surat pertanggungjawaban," kata dia.

Dengan demikian, setiap kepala sekolah dapat lebih fokus melakukan pembenahan sekolahnya, karena nantinya urusan administrasi atau laporan penggunaan dana BOS dapat diselesaikan oleh aparatur sipil negara pendamping sekolah.

"Saya ingin kepada sekolah fokus saja terhadap pembenahan sekolahnya. Untuk urusan laporan pertanggungjawaban atau administrasi pengguna dana BOS nanti kita siapkan ASN pendamping," katanya.

Selain itu, pihaknya akan menghapus​ Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan. Sehingga tidak ada lagi perantara komunikasi antara kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan.

"Saya tidak ingin ada lagi via antara kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan yang dijembatani Korwil dalam berkomunikasi atau berkoordinasi," katanya.

Hal tersebut dilakukan untuk menghapus salah satu unsur penyebab penyelewengan dana BOS.

"Pengelolaan dana BOS selama ini memang masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Subang. Untuk itu, kami akan berupaya meminimalisasi penyimpangan penggunaan dana BOS melalui penghapusan Korwil Dinas Pendidikan serta menyiapkan ASN (aparatur sipil negara) yang bertugas menangani administrasi di sekolah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.