Virtus Showcase 2025 Dorong Perusahaan Siapkan Infrastruktur untuk Optimalkan Penggunaan AI
📅 Jumat, 03 Okt 2025, 23:25 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Virtus Technology Indonesia
JAKARTA – PT Virtus Technology Indonesia (Virtus), penyedia solusi infrastruktur digital dan anak perusahaan dari CTI Group, menggelar acara tahunan Virtus Showcase 2025 di Jakarta pada Rabu (1/10). Sebelumnya acara serupa diselenggarakan di Semarang dan Surabaya, menghadirkan para ahli dan praktisi industri kecerdasan buatan (AI) untuk membahas strategi kesiapan infrastruktur perusahaan dalam mengoptimalkan potensi AI.
Mengusung tema "Building the IT Infrastructure of the Future: Security and Data Streaming in the AI Era," Virtus Showcase Jakarta 2025 menghadirkan pembicara ahli dari industri yaitu Wilbertus Darmadi, CIO Toyota Astra Motor. Mereka membagikan pengalaman nyata dalam mengintegrasikan AI ke operasional bisnis sekaligus menekankan pentingnya evaluasi matang dalam menyeimbangkan strategi bisnis dan risiko adopsi AI.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh pembicara dari penyedia teknologi global, Suwandi Ongko, Architect SASE Zero Trust of Palo Alto Networks dan Erwin Yusran, Data Center Solutions Lead, Dell Technologies, Indonesia.
Direktur Virtus Technology Indonesia, Christian Atmadjaja, mengungkapkan, tema tersebut dipilih karena kesiapan infrastruktur kini menjadi faktor krusial yang menentukan apakah AI dapat memberi nilai bisnis nyata atau justru menghadirkan risiko baru. Mengacu kepada laporan Global AI Index 2024, Indonesia menempati peringkat 49 dari 83 negara, dengan kelemahan utama pada aspek infrastruktur nasional, mulai dari daya komputasi, konektivitas, hingga pusat data yang menjadi fondasi penting pemanfaatan AI.
“Kondisi ini menegaskan urgensi bagi perusahaan untuk tidak hanya memahami potensi AI, tetapi juga menyiapkan infrastruktur teknologi informasi internal yang tangguh, sehingga mampu menjembatani kesenjangan tersebut dan memastikan adopsi AI berjalan aman, efisien, dan produktif,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
CIO Toyota Astra Motor Wilbertus Darmadi, menuturkan, integrasi AI ke dalam operasional inti perusahaan bukan sekadar soal adopsi teknologi, tetapi soal bagaimana teknologi tersebut benar-benar mendukung strategi bisnis jangka Panjang.
“Pengalaman kami menunjukkan bahwa AI mampu memberikan nilai besar ketika ada infrastruktur yang tepat. Perusahaan harus menyeimbangkan ambisi dengan kesiapan, karena tanpa perencanaan matang, adopsi AI justru bisa menambah risiko, bukan memberikan nilai,” paparnya.
Ia percaya setiap organisasi perlu mengukur kesiapan infrastrukturnya sebelum berlari dengan AI. Kekuatan komputasi, keamanan data, dan manajemen risiko harus berjalan seimbang agar implementasi AI tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar mendorong efisiensi dan inovasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Christian mengatakan, banyak organisasi sudah memahami potensi AI, tetapi yang perlu diperhatikan sejak awal adalah menyiapkan fondasi infrastruktur yang kuat. Mulai dari sisi data, keamanan, maupun komputasi agar dampak nilai bisnis AI bisa dioptimalkan.
“Melalui Virtus Showcase, kami ingin menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari strategi bisnis,” paparnya.
Kesiapan infrastruktur tidak berarti perusahaan harus membangun segalanya sekaligus. Yang penting adalah menyiapkan fondasi yang scalable dan fleksibel untuk dapat mengikuti dinamika perkembangan AI.
“Strategi ini akan semakin efektif jika didukung kolaborasi dengan mitra teknologi yang tepat, sehingga perusahaan dapat memanfaatkan ekosistem dan keahlian yang sudah ada tanpa harus memulai dari nol,” tambahnya.
Dalam konteks ini, sinergi antara penyedia solusi infrastruktur dan keamanan menjadi krusial. Dell Technologies menekankan pentingnya memberdayakan perusahaan dengan infrastruktur yang scalable, teknologi modern dan ketahanan siber tangguh untuk memaksimalkan potensi AI dan mendorong kesuksesan transformasi.
"AI kini bukan lagi hanya sekadar buzzword. AI telah menjadi kekuatan transformatif yang membentuk masa depan inovasi. Dan di Dell Technologies, kami paham bahwa kunci untuk memaksimalkan potensi AI ada pada infrastruktur AI yang kuat dan scalable,” tegas Data Center Solutions Lead, Dell Technologies Indonesia, Erwin Yusran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!