Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sungai Cibanten Dinormalisasi, Pemerintah Fokus Atasi Ancaman Banjir di Serang

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sungai Cibanten Dinormalisasi, Pemerintah Fokus Atasi Ancaman Banjir di Serang Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (tengah), Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim (kiri) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Arlan Marzan (kanan) saat peninjauan Sungai Cibanten di Kasemen, Kota Serang, Jumat (3/10/2025).

Pemerintah Provinsi Banten bersama Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) dan Pemkot Serang menindaklanjuti program pengendalian banjir Sungai Cibanten dengan pengerukan, normalisasi, serta pembangunan parapet di sejumlah titik.

Gubernur Banten Andra Soni di Kota Serang, Jumat, mengatakan peninjauan dilakukan pada alur Kali Pembuang Cibanten yang sebelumnya dipadati bangunan liar.

Menurutnya, penertiban sudah dilakukan Pemkot Serang dan memberi dampak pada kelancaran aliran air saat hujan besar.

"Alhamdulillah dampaknya terhadap pengendalian banjir bilamana hujan besar," kata Andra.

Ia menegaskan peran Pemprov Banten dalam pengerjaan lanjutan dari kawasan Rau agar debit air bisa mengalir ke hilir.

"Kami meninjau pengerukan, terus normalisasi Sungai Cibanten," ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Alran Marzan menambahkan langkah ini merupakan tindak lanjut penanganan banjir akhir tahun lalu.

"Salah satu penanganan banjir itu ada penyempitan di area Sukadana. Kemarin Pak Wali kota sudah menertibkan bangunan liar, dan sekarang langsung ditindaklanjuti BBWSC3," katanya.

Alran menyebut Pemprov Banten juga mengalokasikan anggaran perubahan untuk normalisasi Sungai Cibanten dan irigasi Daerah Irigasi (DI) Cibanten.

"Untuk tahun 2026, hasil dialog Pak Gubernur dengan nelayan, BBWSC3 akan menganggarkan normalisasi sampai muara Cibanten," ujarnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai Pantai Satu BBWSC3 Junaedy Malay menjelaskan pengerjaan tahun ini merupakan lanjutan dari 2023.

"Panjang normalisasi kurang lebih 1,9 km di sungai utama, ditambah 1,5 km di Kali Pembuang," katanya.

Menurut Junaidi, tujuan pekerjaan ini adalah mengendalikan banjir seperti yang terjadi pada 2021.

"Tidak melulu normalisasi, ada sebagian yang kita kasih parapet atau dinding penahan tanah. Jadi tidak seluruhnya galian," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ziarah makam pahlawan di Surabaya

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Ziarah makam pahlawan di Su...

Gadai emas menjelang tahun ajaran baru

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Gadai emas menjelang tahun ...
Olahraga
Timnas Futsal U-17 Indonesi...

Tradisi pembuatan nasi jangkrik di Kudus

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan nasi jang...

Tambahan stok beras di Sumut

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Tambahan stok beras di Sumut

Ruang publik Alun-alun Kabupaten Bogor

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Ruang publik Alun-alun Kabu...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.