Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Orangtua Sering Jebloskan Anak Menjadi Kecanduan Gadget

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 11:11 WIB | Oleh:
Orangtua Sering Jebloskan Anak Menjadi Kecanduan Gadget Doc: ist
Ket. orangtua berperan dalam anak kecanduan gadget

JAKARTA – Orangtua sering mau gampangnya. Setiap anak menangis didiamkan dengan memberi gadget. Ini secara tidak sadar mempengaruhi anak menjadi kecanduan gadget. Pengamat Budaya dan Komunikasi Digital dari Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan mengatakan orangtua secara aktif butuh dibekali literasi digital agar dapat membimbing dengan bijak dan mencegah anaknya kecanduan gadget.

Menurutnya literasi digital pada orang tua idealnya perlu dipelajari mandiri agar orang tua dapat membentuk kebiasaan anak dalam mengakses gadget. Namun, di tengah kesenjangan pemahaman digitalisasi antargenerasi dibutuhkan peran pihak ketiga agar literasi digital bisa didapatkan oleh orang tua.

Idealnya memang seperti itu. Orang tua meliterasi dirinya secara mandiri, tapi ini biasanya dilakukan oleh orang tua yang canggih, tidak semua orang tua dalam keadaan ideal. Sehingga perlu introduksi dari negara, sosialisasi tentang literasi digital atau dari komunitas yang paham dan mau berbagi tentang hal itu.

Literasi digital yang dimaksud dan perlu dipahami orang tua tidak hanya tentang bagaimana cara menggunakan gadget untuk berselancar di ruang digital tapi juga cara menggunakannya agar menjadi kegiatan produktif. Orang tua harus memahami dan mengajarkan agar anak secara bijak menggunakan internet di gadget untuk hal-hal sarat edukasi dan tidak hanya mencari hiburan semata sehingga anak tidak mengalami ketergantungan pada dunia di dalam layar.

"Jadi diajarkan internet tidak hanya untuk hiburan saja tapi banyak penggunaan produktif di baliknya. Bahwa sampai ada pengguna anak atau remaja yang kecanduan gadget dan mengalami kesepian itu bisa terjadi karena adanya interaksi intens dengan gadget yang terbilang palsu," katanya.

Bersamaan dengan pengenalan pemanfaatan internet yang sehat, Firman berpendapat orang tua ataupun pengawas anak maupun remaja juga harus bisa membuat aktivitas fisik di dunia nyata yang berarti sehingga anak tidak mengalami kecanduan gadget.

Apalagi mengingat generasi muda saat ini memiliki pemahaman akses gadget yang lebih mahir, maka orang tua justru harus bisa mengimbangi interaksi sosial sang buah hati dengan lebih banyak kegiatan langsung yang dilakukan bersama-sama oleh keluarga. "Orang tua tentunya harus membuat relasi yang tidak kalah menarik dengan apa yang ditawarkan oleh perangkat digital, misalnya bermain di luar rumah atau bermain bersama teman-temannya," ujar Firman.

Sebelumnya diberitakan, dalam acara diskusi pada Selasa (30/9), Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan dari 68 juta remaja dengan rentang usia 10-24 tahun sebanyak 34 persen di antaranya mengalami kecanduan gadget dan menyebabkan remaja merasa kesepian.

Wihaji juga menyebutkan bahwa satu dari empat remaja mengalami stres hingga mengganggu kesehatan mentalnya karena penggunaan gawai yang mendominasi dalam kegiatan sehari-hari. Menurutnya kondisi ini bisa diintervensi salah satunya dengan komunikasi yang hangat dari keluarga dengan sang remaja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...

Bayern Versus Arsenal, Laga Para Juara

43 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Bayern Versus Arsenal, Laga...
Megapolitan
Pembahasan Anggaran Jangan ...
Megapolitan
Karir Jakarta Sediakan 12.0...

Mantap, Pemain Voli Putri Yogyakarta Jadi Model

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Mantap, Pemain Voli Putri Y...
Nasional
DPR Minta Pemerintah Evalua...
Luar Negeri
PBB Desak Houthi Hentikan S...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.