Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pameran 'Gus Dur dan Daisaku Ikeda untuk Kemanusiaan: Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian'

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 18:01 WIB | Oleh:
Pameran 'Gus Dur dan Daisaku Ikeda untuk Kemanusiaan: Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian' Doc: ANTARA/Asep Firmansyah
Ket. Seorang siswa melihat foto Gus Dur dan Daisaku Ikeda dalam pameran Gus Dur dan Daisaku Ikeda untuk Kemanusiaan: Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (1/10).

JAKARTA - Yayasan Bani Abdurrahman Wahid dan Soka Gakkai Indonesia menggelar pameran "Gus Dur dan Daisaku Ikeda untuk Kemanusiaan: Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian"  yang digelar di tiga lokasi mulai 1 Oktober hingga 4 Desember 2025.

Ketua Pelaksana Inaya Wulandari Wahid mengatakan kegiatan ini digelar untuk memperingati 15 tahun pertemuan Gus Dur dan Daisaku Ikeda, yang hasil dialog dari pertemuan tersebut diterbitkan dalam sebuah buku.

"Jadi ini untuk memperingati keluarnya buku tersebut. Kenapa mesti diperingati? Karena ini salah satu wasiat Gus Dur dan Ikeda bahwa buku ini harus tersebar luas dan sangat penting karena berbicara tentang kondisi dunia," kata Inaya Wahid di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (1/10).

Inaya menjelaskan dialog bermula 15 tahun lalu ketika Gus Dur dan Ikeda bertemu. Buku berjudul Dialog Peradaban ini merekam percakapan mereka berdua sebagai pemimpin kelompok agama, sekaligus tokoh perdamaian.

"Dua-duanya banyak bicara soal perdamaian. Mereka ketemu pertama kali, kemudian hasil pertemuan keduanya dijadikan buku. Dialog Peradaban Dunia ini dikeluarkan 15 tahun lalu," katanya.

Pameran ini digelar di tiga tempat yakni Masjid Istiqlal, Makara Art Centre Universitas Indonesia (UI), dan Pusat Kebudayaan Soka Gakkai Indonesia.

"Tiga rangkaian itu kalau dihubungkan dengan isi buku Dialog Peradaban mewakili berbagai aspek. Kenapa di Istiqlal? Karena melambangkan aspek interfaith, Gus Dur dan Saku Ikeda dulu pemuka agama yang berbeda. Dialognya membicarakan toleransi, perbedaan agama, dan bagaimana menciptakan hubungan harmoni," kata Inaya Wahid.

Menurut dia, isi buku tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini sehingga perlu disampaikan ke masyarakat.

"Situasi hari ini banyak dibicarakan dalam buku tersebut. Dengan Indonesia hari ini semuanya relevan dengan persoalan hari in. Rumah ibadah susah didirikan, pengusiran rumah ibadah itu seperti penyakit besar yang saling berkelindan. Buku itu membahas semua itu," katanya.

Selain itu akan dilakukan peluncuran versi audio book yang mengusung tiga poin utama yakni memunculkan isi buku Dialog Peradaban, menghadirkan sosok Gus Dur dan Daisaku Ikeda dalam keseharian, serta menampilkan pesan perdamaian melalui karya seni.

Inaya berharap publik bisa melihat Gus Dur dan Ikeda sebagai manusia biasa yang dekat dengan keseharian masyarakat.

"Mereka bukan makhluk istimewa, superhuman. Mereka bukan sesuatu yang tidak tersentuh. Justru kebalikannya, mereka adalah bagian dari kita semua," kata Inaya.

Kegiatan ini dikemas dalam beberapa agenda antara lain  pameran visual, berupa cuplikan kisah kehidupan inspiratif Gus Dur dan Daisaku Ikeda serta kutipan pemikiran kedua tokoh.

Selain itu ada temu wicara dan bedah buku yang mengangkat tema dialog, toleransi, dan perdamaian, berdasarkan isi buku Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian, dengan menghadirkan tokoh agama dan aktivis gerakan perdamaian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Revolusi Flamingo Guncang Albania

15 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Revolusi Flamingo Guncang A...

Asik, Sekarang di Aston Sentul Ada EV Charging Station 

16 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Asik, Sekarang di Aston Sen...
Nasional
Paradigma Baru Unhan: Ketah...
Nasional
Presiden Terima Surat Keper...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.