Menag: Berkat Jasa Gus Dur Berdiri Sekolah Tinggi Konghucu di Bangka Belitung
📅 Selasa, 18 Nov 2025, 21:35 WIB | Oleh: Opik
Doc: Antara
PANGKALPINANG, BANGKA BELITUNG - Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyebutkan Sekolah Tinggi Agama Konghucu Negeri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkat jasa Presiden Republik Indonesia Ke-4 Abdurrahman Wahid yang lebih populer dengan nama Gus Dur.
"Kita patut mengucapkan terima kasih kepada Gus Dur yang mencopot pembekuan-pembekuan kegiatan Agama Konghucu di negara ini," kata Nasaruddin Umar saat peresmian Sekolah Tinggi Agama Konghucu Indonesia Negeri (Setiakin) di Pangkalpinang, Selasa sore.
Ia mengatakan pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, beliau mengeluarkan kebijakan untuk memperbolehkan kegiatan-kegiatan Agama Konghucu di Indonesia.
"Dengan pencopotan pembekuan kegiatan Agama Konghucu ini, maka lahirlah sekolah tinggi agama Konghucu di Bangka Belitung ini," ujarnya.
Ia menyatakan selama masa pemerintah Presiden Gus Dur ini banyak tantangan-tantangan internal termasuk Kementerian Agama dan ini wajar kalau orang-orang tertentu itu masih memiliki endapan-endapan dan kecurigaan karena adanya memori masa lampau.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada waktu itu, saya menjadi Dirjen Umat Islam Kementerian Agama yang dipercayai oleh Presiden Gus Dur dan waktu itu saya ikut mengizinkan juga hadirnya saudara-saudara kita beragama Konghucu untuk eksis bersama umat agama lainnya," ujarnya.
Menurut dia saat ini tantangan bangsa ini adalah bagaimana potensi sosial antarumat beragama.
"Kehadiran sekolah tinggi agama Koghucu ini, Insya Allah kerukunan umat beragama dan sosial di Indonesia dapat terwujud dengan baik," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!