Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memprihatinkan, 38 Santri Tertimbun di Pesantren Al Khoziny Belum Dievakuasi

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 15:48 WIB | Oleh:
Memprihatinkan, 38 Santri Tertimbun di Pesantren Al Khoziny Belum Dievakuasi Doc: ANTARA/Fahmi Alfian
Ket. Kepala Polda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto (tengah) bersama Kepala Polresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing saat mengunjungi lokasi kejadian di Sidoarjo, Selasa (30/9).

Sidoarjo, Jawa Timur -- Kepolisian Daerah (Polda) Jatim akan segera berkoordinasi dan melibatkan ahli konstruksi dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) untuk membantu proses evakuasi korban yang terjebak di reruntuhan gedung mushala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kalau reruntuhan diangkat masih belum memungkinkan, tadi pagi masih ada pergerakan bangunan. Ini yang perlu dipastikan bersama ahli konstruksi dari ITS," kata Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Nanang Avianto saat mengunjungi lokasi kejadian di Sidoarjo, Selasa.

Nanang menyebutkan pelibatan ahli konstruksi tersebut merupakan upaya kepolisian guna menentukan langkah terukur untuk membantu tim SAR gabungan dalam melaksanakan proses evakuasi terhadap para korban yang masih tertimbun.

Ia mengatakan jika diperlukan maka polisi juga akan mengerahkan alat berat jenis crane untuk mengangkat reruntuhan.

Selain itu, Nanang menjelaskan dari hasil pantauan tim kepolisian di lapangan diketahui petugas sempat melakukan kontak dengan empat korban yang tertimbun reruntuhan.

Ia menuturkan seluruh pihak terus mengupayakan langkah untuk menyalurkan bantuan oksigen dan minuman kepada empat korban tersebut.

Hingga kini, ratusan keluarga korban bertahan di wilayah sekitar posko SAR dan menunggu kepastian keadaan korban yang masih tertimbun.

Berdasarkan keterangan Badan SAR Nasional (Basarnas), diperkirakan ada 38 santri yang masih tertimbun reruntuhan. Basarnas menerima informasi dari pihak pondok pesantren terdapat kurang lebih sebanyak 140 santri yang menjadi korban dengan 102 di antaranya telah dievakuasi.

Dari 102 santri yang berhasil dievakuasi, 91 diantaranya melakukan evakuasi mandiri sesaat setelah kejadian. Sementara 11 lainnya berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan oleh tim SAR gabungan sejak proses evakuasi dimulai pada Senin (29/9) petang.

Dari 11 santri yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan tersebut, satu diantaranya terkonfirmasi meninggal dunia setelah sempat di bawa ke Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.