Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dalam Era Transformasi Digital: Keamanan Infrastruktur, AI, dan Respon Insiden Jadi Prioritas

📅 Senin, 22 Sep 2025, 16:05 WIB | Oleh:

Ketergantungan pada teknologi impor tanpa pengujian ketat berpotensi meningkatkan risiko tersebut. Karena itu, penguatan tata kelola, standar keamanan, serta kemandirian dalam pengembangan AI menjadi langkah penting agar teknologi ini benar-benar mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kepentingan strategis nasional.

3. Tantangan Kesiapan Tanggap Insiden

Di luar kerentanan teknis, kesiapan organisasi dalam menangani serangan siber di Indonesia masih menghadapi tantangan. Deteksi dan respon insiden sering kali memakan waktu, pencatatan forensik digital belum konsisten, serta koordinasi antar unit yang terlibat kerap berjalan secara terpisah. Kondisi ini membuat proses pemulihan krisis tidak selalu berjalan efektif, terlebih ketika serangan bersifat kompleks.

Peristiwa ransomware pada Pusat Data Nasional tahun 2024 menjadi pengingat penting akan dampak luas jika respons terhadap serangan tidak cepat dan terkoordinasi. Insiden tersebut menekankan perlunya peningkatan kapasitas, simulasi insiden secara berkala, serta penguatan tata kelola agar Indonesia lebih siap menjaga keberlangsungan pelayanan publik yang vital.

4. Kolaborasi Sebagai Kunci

Kombinasi kerentanan pada infrastruktur energi, risiko dalam pemanfaatan AI, serta keterbatasan kesiapan tanggap insiden menunjukkan perlunya langkah bersama agar Indonesia lebih siap menghadapi dinamika ancaman siber.

Mengingat vitalnya jaringan listrik Jawa–Bali bagi ekonomi nasional, besarnya data digital yang dikelola, serta meningkatnya ketergantungan pada teknologi, pemerintah dan publik didorong untuk memperkuat tata kelola keamanan siber, melakukan audit pada infrastruktur kritis, serta meningkatkan kapasitas SDM di sektor strategis seperti energi, keuangan, dan pemerintahan.

Royke menambahkan bahwa isu siber tidak dapat dipandang hanya dari sisi teknologi. “Ancaman siber bersifat multidimensi. Dampaknya bukan hanya pada infrastruktur saja, tetapi juga pada kepercayaan publik, ekonomi, hingga stabilitas nasional. Yang dibutuhkan adalah tata kelola yang kuat, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kapasitas SDM agar Indonesia lebih siap menghadapi dinamika ini,” jelas Royke.

“Pada akhirnya, menjaga ketahanan digital Indonesia bukan sekadar upaya teknis, melainkan komitmen bersama. Dengan kolaborasi yang erat, standar keamanan yang konsisten, serta investasi berkelanjutan pada sumber daya manusia, Indonesia dapat memanfaatkan peluang transformasi digital sekaligus melindungi kepentingan nasional di tengah lanskap siber yang semakin kompleks,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.