Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Percepat Pemerataan Internet di Tanah Air

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 05:53 WIB | Oleh:
Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Percepat Pemerataan Internet di Tanah Air Doc: antara foto
Ket. Pengoperasian Satelit Nusantara Lima

JAKARTA - Satelit Nusantara Lima resmi beroperasi dan akan berperan penting dalam mempercepat pemerataan akses internet di Indonesia terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

"Hari ini kami dengan bangga meresmikan operasional Satelit Nusantara Lima, sebuah simbol yang penting untuk negara kita dalam mempertahankan kemandirian nasional kita sendiri," kata Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso dalam acara peresmian di Jakarta Selatan, Senin (11/5).

Adi menjelaskan, wahana antariksa ini dipastikan akan memenuhi kebutuhan konektivitas di Indonesia serta dimanfaatkan untuk konektivitas nasional di Filipina. Saat ini PSN juga tengah melakukan penjajakan pemanfaatan Satelit Nusantara Lima dengan Malaysia.

"Ini bukti bahwa negara-negara tetangga kita mementingkan kemandirian konektivitas di tengah dinamika global politik dunia saat ini," ujar Adi.

Dengan kapasitas 160 Gbps, pemanfaatan Satelit Nusantara Lima akan diprioritaskan untuk kebutuhan pemerataan akses internet di Indonesia.

Satelit ini ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor, mulai dari pemerintah, swasta, hingga lembaga lainnya.

"Kita ingin memberikan suatu opsi kepada kepentingan pemakaian Indonesia bahwa kita bisa memiliki kapasitas yang bisa dipakai dan bisa diandalkan," kata Adi.

Dari total kapasitas tersebut, PSN mengalokasikan masing-masing 20 Gbps untuk dimanfaatkan oleh Filipina dan Malaysia.

SNL merupakan satelit berteknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) dengan total kapasitas lebih dari 160 Gbps, menggunakan platform Boeing 702MP, dan memiliki 101 spot beam Ka-band yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Dalam mendukung operasional Satelit N5, PSN telah menyiapkan tujuh stasiun bumi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Aceh, Bengkulu, Banjarmasin, Cikarang, Gresik, Kupang, dan Tarakan.

Dengan beroperasinya Satelit N5, maka Indonesia akan memiliki kapasitas lebih dari 400 Gbps yang merupakan terbesar di Asia Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Rashfo...
Megapolitan
Inovatif, Ada Layanan Mobil...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 22 Se...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.