Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Momen Bulan Maulud, Makam Sunan Kudus Dipenuhi Peziarah

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Momen Bulan Maulud, Makam Sunan Kudus Dipenuhi Peziarah Doc: ANTARA
Ket. Wisatawan memadati kawasan Menara Kudus, Jawa Tengah, setelah berziarah ke makam Sunan Kudus.

KUDUS - Ribuan peziarah dari berbagai daerah di tanah air masih memadati makam Sunan Kudus di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meskipun libur sekolah telah usai.

Menurut juru bicara Yayasan Masjid Menara dan makam Sunan Kudus Deny Lukmanul Hakim di Kudus, Minggu, jumlah peziarah setiap harinya bisa mencapai 2.000-an orang. Sedangkan saat libur sekolah jumlahnya bisa lebih banyak lagi karena yang datang tidak hanya dari kalangan kelompok pengajian, melainkan banyak pula dari keluarga memanfaatkan liburan.

Meskipun bukan masa libur, kata dia, kepadatan memang masih terjadi, yang dimungkinkan memanfaatkan momen bulan Maulud.

Pada hari biasa, imbuh dia, jumlahnya tentu lebih sedikit, biasanya didominasi dari warga lokal Kudus dan sekitarnya.

Untuk melayani peziarah, maka jam operasionalnya dibuka mulai setelah shalat subuh atau sekitar pukul 04:00 WIB hingga pukul 24:00 WIB.

Sementara saat memasuki bulan puasa, kata dia, ditutup sementara, sehingga banyak peziarah yang memanfaatkan momen sebelum puasa, terkadang terjadi lonjakan pengunjung.

Peziarah yang datang ke Makam Sunan Kudus, kata dia, tidak hanya dari masyarakat di tanah air, karena sebelumnya juga ada peziarah yang berasal dari luar negeri.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Edy Supriyanto mengakui meskipun bukan hari libur sekolah, tetapi bus yang masuk ke terminal pada akhir pekan memang tinggi.

"Berkisar 50-an unit bus setiap harinya, terutama pada hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan hari biasa tidak sebanyak itu, berkisar 20-an bus," ujarnya.

Ia memperkirakan masih ramainya wisatawan, salah satunya karena bertepatan dengan bulan Maulud, sehingga banyak rombongan pengajian atau masyarakat dari berbagai daerah melakukan wisata ziarah.

Lonjakan bus wisata yang masuk ke terminal wisata Krapyak, kata dia, mulai terlihat sejak bulan pertengahan Agustus 2025 hingga sekarang.

Samingan, peziarah asal Kulonprogo, Yogyakarta mengakui bersama rombongan memang menjadwalkan ziarah ke Sunan Muria, Sunan Kudus serta Sunan Kalijaga Demak.

"Kami sengaja berangkat di akhir pekan, agar semua anggota pengajian bisa berangkat karena libur kerja, sehingga yang ikut bisa 50-an orang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...

Banjir bandang Parigi Moutong

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Banjir bandang Parigi Moutong
Nasional
Menkeu Pastikan DTSEN akan ...
Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

Link CCTV Pantau Demo 27 Agustus 2026 di DPR Jakarta, Cek Kondisi Jalan secara Live

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.