Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati: Berau Tanpa Desa Tertinggal Jadi Bukti Pemkab Terus Berbenah

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati: Berau Tanpa Desa Tertinggal Jadi Bukti Pemkab Terus Berbenah Doc: ANTARA
Ket. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.

BERAU – Bupati Berau, Kalimantan Timur, Sri Juniarsih Mas, menyatakan kabupaten tersebut sudah tidak memiliki desa dengan status tertinggal, apalagi sangat tertinggal, yang menjadi salah satu bukti pemerintah kabupaten terus berbenah dalam pembangunan dan menuju kemajuan.

"Saat ini tidak ada lagi kampung (desa) di Berau dengan status tertinggal. Kondisi ini tak lepas dari dukungan masyarakat dan seluruh satuan kerja perangkat daerah yang telah bekerja sama mewujudkan program pembangunan secara berkelanjutan," ujar Sri Juniarsih Mas di Tanjung Redeb, Berau, Rabu (17/9).

Menurut dia, dari 100 desa di Berau yang tersebar di 13 kecamatan, perkembangan Indeks Desa Membangun (IDM) berjalan positif, seperti pada 2023 terdapat 17 desa berstatus mandiri, kemudian pada tahun 2024 desa mandiri naik menjadi 19 desa.

Untuk desa berstatus maju meningkat dari 39 desa pada 2023 menjadi 42 desa pada 2024, dan status desa berkembang berkurang karena sebagian naik menjadi maju, yakni dari 43 desa pada 2023 menjadi 39 desa berkembang pada 2024.

"Kabupaten Berau di usia 72 tahun September ini telah banyak berbenah, dilihat dari banyaknya pencapaian dari tahun ke tahun. Selain status desa yang terus meningkat, prestasi pada 2025 di antaranya pembangunan bidang ekonomi dan pariwisata," katanya.

Keberhasilan pembangunan, lanjut Sri, tidak lepas dari kerja sama semua berbagai pihak dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Berau, seluruh komponen pemkab bersama Forkopimda, DPRD, organisasi perangkat daerah, perangkat kecamatan, kelurahan, hingga seluruh di kampung-kampung.

Ia menyatakan bahwa di masa kepemimpinan periode kedua Sri Juniarsih bersama Wakil Bupati Gamalis, berkomitmen melanjutkan dan menuntaskan seluruh agenda pembangunan. Beberapa program unggulan pun telah disiapkan seperti pembangunan kawasan pariwisata yang berfokus pada ekowisata berkelanjutan.

Potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, perikanan, hingga ekonomi kreatif pun terus dikembangkan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Ia pun bersyukur karena Berau memiliki tanah yang subur dan laut yang indah dengan gugusan pulau sehingga menjadi daya tarik wisata, ditambah dengan masyarakat yang hidup rukun, damai, dan makmur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.