Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Lonjakan Populasi Lansia, RSUD dr Rasidin Padang Gelar Pelatihan Geriatri

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 20:25 WIB | Oleh:
Antisipasi Lonjakan Populasi Lansia, RSUD dr Rasidin Padang Gelar Pelatihan Geriatri Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Arsip-petugas kesehatan melayani seorang haji lansia di Debarkasi Padang, Sumatera Barat.

PADANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Kota Padang, Sumatra Barat, menggelar pelatihan layanan geriatri khusus bagi perawat dan bidan, Selasa (16/6). Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan komprehensif, seiring melonjaknya tren populasi lansia dan angka harapan hidup di wilayah tersebut.

"Pelatihan geriatri ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah populasi lansia dan angka harapan hidup masyarakat di Kota Padang," kata Direktur RSUD dr. Rasidin Kota Padang Lismawati di Padang, Selasa.

Dalam pelatihan tersebut, lanjutnya, tenaga kesehatan mendapatkan materi mencakup tantangan pelayanan kesehatan terhadap lansia, seperti penyakit kronis, penurunan fungsi organ, gangguan psikologis, hingga aspek sosial dan ekonomi yang membutuhkan pendekatan multidisiplin.

"Pelatihan ini merupakan upaya rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien lansia yang memiliki kebutuhan kesehatan yang lebih kompleks," ujar dia.

Ia menyampaikan meningkatnya jumlah penduduk lansia menjadi tantangan bagi dunia kesehatan. Berdasarkan berbagai data kependudukan, populasi lansia terus bertambah seiring meningkatnya angka harapan hidup sehingga diperlukan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Merujuk hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, jumlah penduduk lansia di provinsi setempat terus meningkat dari 10,46 persen pada 2020 naik menjadi 12,01 persen pada 2025. Dinamika penuaan penduduk menunjukkan variasi yang cukup besar antar-wilayah kabupaten dan kota di Sumbar.

Berdasarkan survei penduduk antarsensus (supas) 2025, Kabupaten Tanah Datar memiliki persentase penduduk lansia tertinggi yaitu 15,93 persen. Di tempat kedua yakni Kabupaten Agam dengan persentase 14,61, dan Kota Sawahlunto 13,09 persen.

Sebaliknya, persentase penduduk lansia terendah terdapat di Kabupaten Kepulauan Mentawai 7,99 persen, Kabupaten Pasaman Barat 8,69 persen, dan Kabupaten Dharmasraya 9,32 persen.

Ia menjelaskan layanan geriatri bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia, mutu pelayanan rumah sakit, serta keselamatan pasien, melalui penanganan oleh tim

multidisiplin. Pasien geriatri merupakan lansia berusia di atas 60 tahun yang memiliki lebih dari satu penyakit atau mengalami gangguan akibat penurunan fungsi organ, psikologis, sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

Ia juga mengimbau masyarakat lansia agar menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga pola makan bergizi, mengurangi konsumsi makanan berlemak, serta rutin memeriksakan kesehatan sebagai langkah menjaga kualitas hidup pada usia senja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kementan akan Kurangi Jumla...
Luar Negeri
New Zealand Dilanda Tren Ke...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.