Samsung Ungkap Inovasi Kesehatan untuk Pantai Kualitas Tidur di Ajang World Sleep 2025
📅 Jumat, 12 Sep 2025, 17:28 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Samsung
JAKARTA - Samsung Electronics berpartisipasi dalam World Sleep 2025, yang berlangsung di Singapura. Bersama dengan para ahli dan pemimpin industri di forum internasional dua tahunan yang didedikasikan untuk meningkatkan kesehatan tidur global.
Di acara tersebut Samsung memamerkan inovasi terbarunya dalam teknologi wearable, yang terintegrasi secara mulus dengan aplikasi Samsung Health untuk memberdayakan konsumen mewujudkan hidup yang lebih sehat dan seimbang.
Pengunjung booth Samsung mendapatkan pengalaman interaktif untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi Samsung dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan. Peserta juga berkesempatan mengikuti survei singkat untuk mengetahui tipe tidur mereka delapan simbol hewan tidur yang diperkenalkan mewakili pola tidur unik dengan karakteristik berbeda, mulai dari durasi, konsistensi, hingga waktu terjaga.
Booth ini juga menyoroti potensi transformatif dari Samsung Health Software Development Kit (SDK) rangkaian lengkap alat pengembang yang memungkinkan penggunaan data kesehatan secara aman dan berbasis persetujuan.
SDK diklaim menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan Samsung dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari untuk mendorong hasil kesehatan yang lebih baik, khususnya dalam aspek penting seperti tidur.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tidur adalah fondasi kesehatan, dan di Samsung, kami berkomitmen membantu masyarakat untuk lebih memahami dan meningkatkannya,” ujar Vice President of Health R&D, Samsung Electronics Jong Min Choi, melalui siaran pers pada hari Jumat (12/9).
“Di World Sleep 2025, kami bangga menunjukkan bagaimana inovasi kami dapat mengubah data biometrik yang kompleks menjadi wawasan yang jelas dan dapat ditindaklanjuti, sehingga membantu individu mengambil langkah nyata menuju kesejahteraan sehari-hari yang lebih baik,” paparnya.
Dalam simposium Samsung yang berfokus pada perangkat wearable dan teknologi generasi berikutnya, VP Choi memaparkan berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh Samsung dalam menghadirkan solusi yang mendukung kesehatan dan kebugaran, serta menjelaskan bagaimana inovasi-inovasi tersebut membentuk masa depan di dunia kesehatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ungkap Kebiasaan Kesehatan
Riset konsumen yang dilakukan oleh Samsung di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO) mengungkap sejumlah tantangan penting terkait tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Data menunjukkan bahwa orang dewasa di wilayah SEAO rata-rata hanya tidur sekitar 6 jam 50 menit per malamnya. Angka ini lebih sedikit dibanding durasi yang direkomendasikan oleh National Sleep Foundation, yaitu 7 hingga 9 jam.
Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa 28% responden mengaku kesulitan untuk “benar-benar bisa rileks atau berhenti berpikir.” Hal ini sebagai masalah utama yang mereka hadapi terkait kualitas tidur.
Survei juga menyoroti bahwa tingkat stres paling tinggi tercatat pada kelompok usia pekerja 36-45 tahun. Kelompok ini menghadapi tekanan unik, dengan beban yang terasa semakin berat pada perempuan di rentang usia tersebut banyak di antaranya harus menyeimbangkan antara tanggung jawab pada karier dan kehidupan berkeluarga.
Pemahaman ini menekankan perlunya kesadaran yang lebih besar serta solusi kesehatan dan tidur yang praktis dan mudah diakses. Hal ini semakin memperkuat pentingnya upaya Samsung dalam mengembangkan produk dan fitur yang memberikan informasi terkait tidur, stres, dan kebugaran, untuk mendukung pengelolaan kesehatan yang lebih baik dan personal.
Memimpin Inovasi dalam Kesehatan Tidur
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!