Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Makan Bergizi Gratis di Palangka Raya Terkendala, Satgas Khusus Dibentuk!

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Program Makan Bergizi Gratis di Palangka Raya Terkendala, Satgas Khusus Dibentuk! Doc: ANTARA/Rendhik Andika
Ket. Plt Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak (kanan).

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya membentuk satuan tugas khusus untuk mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil guna memastikan anak-anak sekolah, termasuk di kawasan bantaran sungai yang jumlah siswanya minim, tetap bisa merasakan manfaat program tersebut.

"Namun pelaksanaan program ini masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya di kawasan bantaran sungai. Untuk itu kami sudah membahas penyelesaian tantangan dan percepatan penyelenggaraan program MBG bersama sejumlah pihak terkait," kata Plt Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak di Palangka Raya, Kamis.

Dia mengatakan, kendala utama yang ditemui yakni jumlah siswa di wilayah bantaran sungai tidak mencapai batas minimal sesuai ketentuan dalam petunjuk teknis (juknis) penyelenggaraan program. Kondisi ini membuat implementasi MBG di beberapa sekolah menjadi belum optimal.

“Ketentuan dalam juknis MBG, salah satunya adalah tersedianya dapur yang bisa mengakomodasi 3.000 siswa atau minimal 1.000 siswa. Permasalahannya, di kawasan bantaran sungai jumlah peserta didik tidak sampai 1.000 siswa. Nah, ini yang perlu kita cari solusinya,” terangnya.

Arbert menjelaskan, tantangan ini akan menjadi salah satu fokus kerja Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG yang segera dibentuk.

Satgas itu nantinya bertugas mendorong pelaksanaan program agar tepat sasaran sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala di lapangan.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini tengah menyiapkan langkah-langkah agar anak-anak sekolah di kawasan bantaran sungai tetap bisa memperoleh manfaat dari program MBG.

Koordinasi lintas sektor juga dilakukan agar pelaksanaan program lebih efektif dan merata.

Melalui pembentukan satgas ini, Arbert berharap program MBG di Ibu Kota Provinsi Kalteng dapat berjalan optimal, tidak hanya di sekolah dengan jumlah siswa besar, tetapi juga di wilayah yang memiliki keterbatasan jumlah peserta didik, termasuk di kawasan bantaran sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

55 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.