Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatkan Kepatuhan Faskes dalam Mengelola Limbah B3

📅 Kamis, 23 Apr 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkatkan Kepatuhan Faskes dalam Mengelola Limbah B3 Doc: Antara
Ket. Kegiatan sosialisasi pengelolaan limbah B3 bagi fasilitas pelayanan kesehatan yang diselenggarakan DLH Aceh Besar.

Banda Aceh - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar terus berupaya meningkatkan kepatuhan fasilitas layanan kesehatan (Faskes) dalam pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) guna meminimalisir risiko pencemaran lingkungan.

“Limbah medis yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan risiko serius, baik bagi kesehatan masyarakat maupun lingkungan, karena itu penting adanya komitmen bersama,” kata Kepala DLH Aceh Besar, Muwardi di Ingin Jaya, Kamis.

Di sela-sela sosialisasi fasilitasi pemenuhan komitmen izin penyimpanan sementara limbah B3, ia menjelaskan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang beroperasi di Aceh Besar harus dapat memenuhi kewajiban perizinan serta menerapkan tata kelola penyimpanan limbah B3 sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut dia pengelolaan limbah medis merupakan isu penting yang tidak bisa diabaikan, mengingat dampaknya yang serius terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan.

“Kami berharap para peserta yang berasal dari layanan kesehatan yang ada di Aceh Besar yang mengikuti kegiatan ini mampu menerapkan pengelolaan limbah B3 secara benar di unit kerja masing-masing,” katanya.

Pihaknya juga berharap seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Aceh Besar dapat semakin tertib dalam pengelolaan limbah B3, sehingga mampu meminimalkan risiko pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang aman dan berkelanjutan.

Salah seorang pemateri, M Subhan dalam kegiatan tersebut ikut menjelaskan terkait tata cara penyimpanan limbah B3, mulai dari identifikasi, pencatatan, hingga pengelolaan dan pelaporan.

“Setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib melakukan identifikasi limbah yang dihasilkan, mencatat jumlah limbah, serta memastikan penyimpanan dilakukan sesuai batas waktu dan standar teknis yang telah ditetapkan,” katanya.

Ia menambahkan pengelolaan limbah B3 tidak hanya soal penyimpanan, tetapi juga mencakup pemanfaatan, pengolahan, hingga penimbunan yang harus sesuai dengan regulasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.