Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tradisi Sembahyang Rebut di Belitung Timur Jadi Agenda Wisata Tahunan

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 08:05 WIB | Oleh:
Tradisi Sembahyang Rebut di Belitung Timur Jadi Agenda Wisata Tahunan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten di tengah para pemuda dan tokoh Tionghoa, Senin (8/9/2025).

MANGGAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menetapkan ritual dan perayaan Sembahyang Rebut atau Chit Nyet Pan sebagai agenda wisata tahunan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

"Penetapan Sembahyang Rebut sebagai agenda wisata diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM," kata Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten di Koba, Senin.

Sembahyang Rebut merupakan tradisi masyarakat Tionghoa di Pulau Belitung yang digelar setiap bulan ketujuh penanggalan Imlek. Ritual ini diawali dengan doa bersama untuk mendoakan arwah leluhur, kemudian dilanjutkan dengan "rebutan" sajian dan persembahan yang dipercaya membawa berkah.

Tradisi tersebut telah berlangsung turun-temurun dan menjadi salah satu atraksi budaya unik di Pulau Belitung.

Kamarudin telah meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Belitung Timur untuk mengemas kegiatan itu secara lebih terencana agar promosi dan penyelenggaraannya dapat dilakukan secara maksimal.

"Kami optimistis tamu dan wisatawan akan lebih ramai sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya, lanjutnya, Sembahyang Rebut juga menampilkan keunikan lokal serta mendorong kolaborasi lintas komunitas.

Perayaan Sembahyang Rebut tahun ini tidak hanya diikuti masyarakat Tionghoa, tetapi juga dihadiri ratusan warga dari berbagai etnis.

Kamarudin mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menjadikan tradisi ini tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda. Dengan begitu nilai-nilai kearifan lokal dapat terus diwariskan.

Ia juga menekankan penyelenggaraan Sembahyang Rebut harus tetap mengedepankan aspek budaya, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

"Budaya dan ekonomi bisa berjalan beriringan, itulah yang ingin kita capai melalui penetapan agenda wisata ini," katanya.

Pihaknya berharap dengan pengemasan yang lebih profesional, Sembahyang Rebut dapat masuk ke dalam kalender kegiatan nasional dan menjadi daya tarik utama pariwisata budaya di Bangka Belitung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.