Khofifah Ajak Perangkat Daerah Kajian Rutin Kitab Nashoihul Jailani untuk Penguatan Karakter
📅 Minggu, 07 Sep 2025, 13:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak perangkat daerah mengkaji kitab Nashoihul Jailani karya Syekh Abdul Qadir Jailani secara rutin bulanan untuk penguatan karakter spiritual.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-11 Dr. H. Indar Parawansa digelar di kediaman Khofifah di kawasan Jemursari, Surabaya, menghadirkan ulama kharismatik dunia, Syeikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jailani.
Khofifah dalam keterangannya di Surabaya, Minggu menjelaskan acara peringatan Maulid Nabi SAW tahun ini dilaksanakan di rumah pribadinya karena hall Gedung Negara Grahadi masih dalam proses pengamanan pasca-insiden kerusuhan dan pembakaran saat demonstrasi pada Sabtu (30/8) lalu.
“Belum memungkinkan diselenggarakan di dalam Gedung Negara Grahadi karena masih cukup banyak tim pengamanan. Maka saya undang perangkat daerah mengikuti Maulid Nabi SAW ke sini sekaligus memperingati haul almarhum suami saya, Indar Parawansa,” ujar Khofifah.
Acara dimulai dengan pembacaan Surat Yasin dan tahlil yang dipimpin Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH Abdul Hamid Abdullah, dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an oleh Qori MTQ Provinsi Jawa Timur 2023, Fathir Zulfiyan Alfi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam tausiyahnya, Syeikh Muhammad Fadhil memperkenalkan dua kitab ajaran Syekh Abdul Qadir Jailani, yaitu Nahrul Qodiriyah dan Nashoihul Jailani yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
“Kitab ini sudah selesai diterjemahkan. Saya rasa untuk perangkat daerah Pemprov Jatim bisa melakukan kajian sederhana satu bulan sekali melalui kitab Nashoihul Jailani (mutiara nasehat Syekh Abdul Qadir Jailani). Karena nasihat beliau sangat penting membangun karakter sekaligus memandu perjalanan hidup kita,” ujar Khofifah.
Khofifah juga menjelaskan bahwa Nashoihul Jailani terdiri dari 31 bab yang memuat nilai-nilai akhlak, ibadah, dan spiritualitas, serta seruan untuk menjauhi riya’, bersabar, dan bertawakal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jika diizinkan Syeikh Muhammad Fadhil Al-Jailani, satu bulan sekali kita luangkan waktu mempelajari kitab Nashoihul Jailani dan saya ingin Pak Wagub yang mengomandani,” katanya.
Dia mengemukakan kitab ini berisi mutiara nasihat-nasihat spiritual dan ajaran tasawuf yang berlandaskan akhlak baik, tawakal, syukur, dan sabar.
Khofifah berharap kajian kitab ini tak hanya dilaksanakan oleh perangkat pemerintah, namun juga bisa menjangkau pelajar dan masyarakat umum sebagai pedoman moral untuk membangun kejujuran, ketulusan, dan integritas sosial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!