Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Tuntut Usut Kerusuhan dan Sahkan RUU Perampasan Aset

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswa Tuntut Usut Kerusuhan dan Sahkan RUU Perampasan Aset Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Wakil Ketua DPR Saan Mustopa (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (ketiga kiri) saat bertemu dengan sejumlah elemen mahasiswa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9)

JAKARTA - Sejumlah elemen organisasi mahasiswa, baik badan eksekutif mahasiswa (BEM) universitas maupun organisasi mahasiswa lainnya menyampaikan berbagai tuntutan di hadapan para Pimpinan DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/9).

Adapun sejumlah organisasi yang hadir itu di antaranya BEM Universitas Indonesia, BEM Universitas Trisakti, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), hingga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dengan diwakili perwakilannya, tuntutan mereka disampaikan di depan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurizal.

“Saya berharap kita ingat kembali amanat rakyat agar betul-betul bisa kita perjuangkan,” kata Ketua BEM Universitas Indonesia Agus Setiawan saat menyampaikan tuntutannya.

Adapun pertemuan itu digelar di ruangan Abdul Muis, yang berada di Gedung Nusantara atau “gedung kura-kura”. Sejumlah perwakilan organisasi itu secara bergiliran mengisi mimbar yang ada di hadapan Dasco, Saan, dan Cucun.

Adapun salah satu tuntutan yang disampaikan adalah meminta pemerintah segera membentuk tim investigasi untuk mengusut kerusuhan yang beberapa waktu lalu terjadi. Mahasiswa ingin bisa tetap melakukan gerakan tanpa dikhawatirkan dengan perusuh.

Selain itu, berbagai organisasi mahasiswa itu juga kompak menyampaikan salah satu tuntutan yang sama, yakni mendesak DPR untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan aparat pelaku represif terhadap massa aksi segera ditindak.

Sementara itu, perwakilan BEM Universitas Trisakti Jili Colin mengatakan mahasiswa sebagai kaum terpelajar tidak mungkin melakukan aksi anarkisme. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
KAI Catat Volume Angkutan P...
Daerah
KAI: Kunjungan Wisata Solo ...
Nasional
Kedatangan Jupiter Aerobati...

KPK geledah rumah Silmy Karim

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
KPK geledah rumah Silmy Karim
Nasional
Bandara ditutup sementara t...

Tumpukan sampah di Sungai Kalibaru Bogor

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Tumpukan sampah di Sungai K...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.