Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG NTB Prakirakan Peluang Curah Hujan Masih Terbatas pada September 2025

📅 Senin, 01 Sep 2025, 17:27 WIB | Oleh:
BMKG NTB Prakirakan Peluang Curah Hujan Masih Terbatas pada September 2025 Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta analisis curah hujan di Nusa Tenggara Barat.

MATARAM, NTB - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan peluang curah hujan di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terbatas sebagai dampak musim kemarau pada dasarian I September 2025.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi NTB Afriyas Ulfah mengatakan seluruh daerah secara umum hanya memiliki potensi hujan ringan dengan intensitas kecil.

"Potensi hujan lebih dari 20 milimeter hanya sekitar 30 hingga 50 persen dan terjadi terbatas di sebagian Lombok Barat, utara Lombok Tengah, dan sebagian kecil Lombok Timur," ujarnya di Mataram, Senin (1/9).

Afriyas menuturkan hasil pemantauan curah hujan pada dasarian terakhir Agustus 2025 menunjukkan sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Barat masuk kategori rendah 0 hingga 50 milimeter.

Ia menyampaikan hanya sebagian kecil Lombok Tengah dan Lombok Timur yang tercatat menengah 51 hingga 75 milimeter.

Hari tanpa hujan tercatat bervariasi, mulai kategori sangat pendek 1-5 hari hingga kategori sangat panjang 31 hingga 60 hari. Bahkan, beberapa pos mencapai kekeringan ekstrem lebih dari 60 hari.

Kabupaten Sumbawa dan Bima mengalami kekeringan ekstrem di sejumlah pos hujan seperti Lape, Labuhan Badas, Sape, Monta, Soromandi, dan Palibelo Teke. Sedangkan, Kota Bima juga tercatat di Asakota Kolo, Rasanae Raba, dan Asakota Jatiwangi.

Kondisi atmosfer menunjukkan IOD negatif minus 1,04 dan ENSO netral minus 0,35. Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran, dengan suhu muka laut lebih hangat 0,8 derajat Celcius dari normal.

Meski peluang hujan masih kecil, masyarakat tetap disarankan memanfaatkan curah hujan yang turun untuk mengisi penampungan air hujan atau embung agar kebutuhan air tetap terjaga.

Peringatan dini kekeringan masih berlaku di sejumlah wilayah. Level waspada, siaga, hingga awas terjadi di Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Lombok Timur, dan Lombok Utara.

BMKG mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi terbaru untuk mengantisipasi potensi kekeringan dan kebakaran lahan, serta menyesuaikan perencanaan kegiatan harian.

Potensi hujan terbatas pada dasarian I September 2025, musim kemarau masih berlangsung. Masyarakat di Nusa Tenggara Barat diminta tetap waspada dan memanfaatkan setiap kesempatan hujan yang terjadi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.