Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyumas Dorong Ekonomi Syariah jadi Motor Pertumbuhan Daerah

📅 Sabtu, 30 Agu 2025, 15:52 WIB | Oleh:
Banyumas Dorong Ekonomi Syariah jadi Motor Pertumbuhan Daerah Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. (Dari kiri ke kanan) Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Subagyo, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di halaman GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (30/8).

Purwokerto, Jateng -- Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan penguatan literasi keuangan.

Saat membuka Semarak Festival Ekonomi Syariah (Selaras) 2025 Eks Keresidenan Banyumas di halaman Gelanggang Olahraga Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu, Bupati mengatakan kegiatan yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto bersama berbagai mitra itu merupakan langkah nyata dalam memperluas ekosistem halal dan membangun gaya hidup syariah yang sehat serta berkelanjutan.

"Kegiatan ini jangan hanya dimaknai sebagai acara seremonial, melainkan wadah untuk memperluas pemahaman, menumbuhkan kolaborasi, dan mendorong pengembangan produk halal," katanya.

Ia mengatakan rangkaian acara Selaras 2025 diisi dengan seminar, pameran produk halal, pertemuan bisnis, bincang-bincang (talkshow), gerakan sadar wakaf, hingga kompetisi kreatif.

Menurut dia, seluruh kegiatan tersebut memberi ruang luas bagi masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun generasi muda untuk terlibat aktif dalam penguatan ekonomi syariah.

Oleh karena itu, kata dia, ekonomi syariah memiliki potensi besar sebagai penopang kesejahteraan masyarakat Banyumas Raya.

"UMKM halal, industri kreatif, dan produk keuangan syariah harus kita dorong agar semakin berkembang. Dengan kebersamaan, Banyumas Raya bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi syariah yang maju dan inklusif," kata Bupati.

Sementara, dalam sambutannya, Kepala KPw BI Purwokerto Christoveny mengatakan ekonomi syariah nasional terus tumbuh positif dan kini berkontribusi 25,45 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Bahkan, kata dia, Indonesia juga berhasil mempertahankan peringkat ketiga dunia dalam State of the Global Islamic Economy Indicator setelah Malaysia dan Arab Saudi.

Menurut dia, pengembangan ekonomi syariah difokuskan pada tiga pilar, yakni ekosistem halal, keuangan syariah, dan edukasi.

Oleh karena itu, kata dia, salah satu program yang diluncurkan adalah zona kuliner halal, aman, dan sehat di Banyumas Raya.

"Literasi keuangan syariah nasional masih 42,85 persen. Ini tantangan yang harus kita jawab bersama melalui edukasi, kolaborasi, dan pendampingan kepada UMKM serta masyarakat," katanya.

Christoveny juga mengatakan pengembangan ekonomi syariah tidak hanya sebatas edukasi, juga menyentuh sektor riil masyarakat, mulai dari pemberdayaan UMKM, gaya hidup halal, hingga optimalisasi dana sosial zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

"Dana sosial yang terkumpul dapat menjadi alat pemberdayaan untuk membantu masyarakat, terutama dalam menekan angka kemiskinan yang masih tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.