Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menhub Operasikan Stasiun Jatake, Perkuat Ekosistem Transportasi Massal Tangerang

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhub Operasikan Stasiun Jatake, Perkuat Ekosistem Transportasi Massal Tangerang Doc: Antara
Ket. Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) Dudy Purwagandhi saat memberikan sambutan dalam peresmian Stasiun Kereta Api Jatake, Kabupaten Tangerang, Banten pada Rabu (28/1).

Kabupaten Tangerang - Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Dudy Purwagandhi mengoperasikan Stasiun Kereta Api Jatake pada Rabu (28/1), sebagai upaya memperkuat ekosistem transportasi massal berbasis kawasan di Kabupaten Tangerang, Banten.

"Pembangunan transportasi publik diarahkan untuk membentuk ekosistem mobilitas yang terhubung, efisien dan tertata," kata Dudy dalam keterangan tertulis diterima di Kabupaten Tangerang, Rabu (28/1).

Menurut dia, pengoperasian stasiun kereta api ini sesuai arah kebijakan pembangunan transportasi nasional yang berfokus pada penguatan ekosistem transportasi massal melalui kolaborasi lintas sektor, integrasi kawasan, serta keberlanjutan layanan mobilitas masyarakat.

Kendati, melalui pendekatan tersebut mendorong sinergi antara pemerintah pusat, KAI Group, pemerintah daerah dan badan usaha swasta agar sistem transportasi massal berkembang selaras dengan pertumbuhan kawasan permukiman dan pusat kegiatan ekonomi.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Stasiun Jatake dibangun melalui skema kolaborasi tanpa menggunakan dana APBN.

"Model ini mencerminkan upaya pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang akuntabel dan adaptif, serta menjadi bagian dari ekosistem transportasi yang berkelanjutan," jelasnya.

Ia mengatakan Stasiun Jatake dirancang sebagai bagian dari jaringan perkeretaapian perkotaan dan regional dengan luas bangunan lebih dari 3.000 meter persegi, peron yang memadai, serta kapasitas pelayanan puluhan ribu penumpang per hari.

Oleh karena itu, atas kehadiran stasiun ini dapat memperluas akses transportasi bagi masyarakat di kawasan Serpong, BSD dan sekitarnya, sekaligus memperkuat keterhubungan antarsimpul dalam ekosistem mobilitas perkotaan.

Menteri Perhubungan menegaskan bahwa penguatan transportasi massal merupakan investasi sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang bergantung pada angkutan publik.

"Pemerintah terus mendorong integrasi simpul transportasi dengan kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi guna membangun ekosistem pergerakan yang seimbang dan berdaya saing," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pembangunan dan pengoperasian Stasiun Jatake merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung kebijakan Kementerian Perhubungan terkait penguatan ekosistem transportasi massal berbasis kolaborasi dan integrasi kawasan.

"Stasiun Jatake dibangun melalui skema creative financing bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk dengan pendekatan Transit Oriented Development. Inisiatif ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengembangkan ekosistem transportasi yang terintegrasi dengan pertumbuhan wilayah," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Stasiun Jatake memiliki luas 3.198 meter persegi dengan kapasitas pelayanan hingga 20.000 penumpang per hari, didukung frekuensi perjalanan Commuter Line dengan selang waktu (headway) 5–10 menit.

Fasilitas parkir, integrasi antarmoda, serta ruang pengembangan lanjutan disiapkan untuk mendukung keberlanjutan ekosistem mobilitas masyarakat sekitar.

Bobby menambahkan bahwa tingginya mobilitas penduduk usia produktif di Kabupaten Tangerang tercermin dari tren peningkatan jumlah pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung yang mencapai 77,55 juta orang pada 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.