Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangka Tengah Gali Potensi Cagar Budaya sebagai Daya Tarik Wisata Sejarah

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 14:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bangka Tengah Gali Potensi Cagar Budaya sebagai Daya Tarik Wisata Sejarah Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disbudparpora Bangka Tengah Zulfan.

KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggali potensi cagar budaya sebagai daya tarik wisata sejarah untuk memperbanyak destinasi pariwisata daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bangka Tengah, Zulfan, di Koba, Rabu (30/9), mengatakan objek bersejarah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bagian wisata sejarah daerah.

Menurut dia, pengembangan wisata sejarah tersebut dilakukan sejalan dengan upaya pemerintah daerah menginventarisasi dan menetapkan objek yang berpotensi menjadi cagar budaya di Bangka Tengah.

Penetapan status cagar budaya, menurut dia, sangat penting untuk memastikan setiap objek memiliki dasar pengelolaan yang jelas sebelum dimanfaatkan sebagai destinasi wisata sejarah daerah.

"Ini juga bagian dari upaya pelestarian sejarah dan berkontribusi terhadap peningkatan daya tarik wisata sejarah di Bangka Tengah," kata Zulfan.

Ia mengatakan, pemanfaatan cagar budaya harus dilakukan secara bijak dengan tetap menjaga nilai sejarah serta mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Kita berharap cagar budaya harus dilestarikan. Memang ada potensi untuk dimanfaatkan, tetapi dengan kaidah-kaidah berdasarkan undang-undang dan perda tentang cagar budaya," ujarnya.

Zulfan menilai pengelolaan objek bersejarah secara tepat dapat memperkuat pilihan destinasi wisata sekaligus memperkenalkan sejarah dan warisan budaya Bangka Tengah kepada masyarakat.

Pengembangan wisata sejarah juga diharapkan memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pemanfaatan potensi budaya daerah tanpa mengurangi nilai sejarah yang melekat pada setiap objek.

"Kita terus mendorong cagar budaya sebagai fondasi pengembangan wisata sejarah yang tetap mengedepankan pelestarian warisan budaya daerah," kata Zulfan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.