Banyumas Dorong Ekonomi Syariah jadi Motor Pertumbuhan Daerah
📅 Sabtu, 30 Agu 2025, 15:52 WIB | Oleh: SujarDia mengatakan dalam pembukaan Selaras 2025 juga diisi dengan deklarasi antijudi daring (judi online/judol) dan antipinjaman daring (pinjaman online/pinjol) ilegal sebagai bagian penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.
Menurut dia, praktik tersebut kerap menjebak masyarakat dengan iming-iming keuntungan cepat dan bunga ringan, padahal pada akhirnya justru menjerat dan merugikan.
"Komitmen bersama ini penting agar masyarakat tetap sejahtera dengan cara yang halal," kata Christoveny.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Setia Rahendra mengatakan pihaknya mendukung penuh program ekonomi syariah yang digagas Bank Indonesia dengan harapan bisa bermanfaat luas untuk masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terkait dengan ditetapkannya Sokaraja sebagai sentra kuliner halal, dia mendorong agar pengembangan sentra halal tersebut tidak hanya di Sokaraja, tetapi berkembang di seluruh wilayah Banyumas karena penguatan sektor halal akan memberi efek pengganda yang besar, termasuk bagi dunia pariwisata.
“Pariwisata merupakan ekosistem yang saling terkait, sehingga pengembangan ekonomi syariah juga dapat meningkatkan daya tarik wisata Banyumas,” katanya.
Selaras 2025 Eks Keresidenan Banyumas juga diisi dengan pameran berbagai produk UMKM berbasis syariah dari wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!