Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Para-balap Sepeda Indonesia Raih Sembilan Medali di Korea

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Tim Para-balap Sepeda Indonesia Raih Sembilan Medali di Korea Doc: Antara
Ket. Tim para balap sepeda Indonesia berfoto bersama medali yang diraih dalam kejuaraan balap sepeda bertajuk Korea Para-cycling Track Cup di Yangyang, Korea Selatan, 19-20 Agustus 2025.

Jakarta - Tim para-balap sepeda Indonesia meraih sembilan medali pada ajang Korea Para-cycling Track Cup 2025 di Yangyang, Korea Selatan, 19-20 Agustus.

Dari sembilan medali tersebut, Indonesia membawa pulang lima emas, dua perak, dan dua perunggu. Pelatih para-balap sepeda Indonesia Rizan Setyo Nugroho mengatakan hasil ini sesuai target yang dicanangkan selama masa persiapan.

“Pencapaian try out di Korea sudah sesuai target karena event ini adalah momen kami mengumpulkan poin untuk kualifikasi Asian Para Games Nagoya (2026) dan Paralimpiade Los Angeles (2028). Pengumpulan poinnya akan selesai pada Desember tahun ini," kata Rizan Setyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sepanjang berlangsungnya perlombaan, dua atlet andalan, Tifan Abid Alana dan Muhammad Fadli Imammuddin, masing-masing mempersembahkan dua medali emas.

Tifan merebut emas di nomor time trial 1000 meter men C2 dan individual pursuit (IP) men C2, sementara Fadli menjadi juara pada nomor time trial 1000 meter men C4 dan IP men C4.

Tambahan emas lainnya disumbangkan Sufyan Saori pada nomor time trial 1000 meter men C5, ditambah satu perak dari IP men C5.

Atlet debutan Anwar Annaja menambah perolehan dengan medali perak di nomor time trial 1000 meter men C5 dan perunggu pada IP men C5. Sementara Nurfendi bersama tandem barunya, Mufti Fadilah Salma, meraih perunggu di nomor IP men B.

Selain medali, para atlet juga mencatatkan peningkatan catatan waktu. Tifan Abid dan Nurfendi masing-masing finis tiga detik lebih cepat dibandingkan tahun lalu, sementara Anwar Annaja mencatatkan peningkatan 19 detik.

Sufyan Saori juga memecahkan rekor pribadi di velodrome outdoor dari 5 menit 11 detik menjadi 5 menit 4 detik.

Menurut Rizan, ajang ini juga dimanfaatkan untuk memetakan kekuatan lawan menjelang ASEAN Para Games 2025 dan Asian Para Games 2026. Thailand dinilai menjadi pesaing utama di kawasan Asia Tenggara, sementara Korea Selatan menjadi rival kuat di level Asia.

Setelah dari Korea, tim para-balap sepeda Indonesia akan mengikuti dua agenda try out berikutnya, yaitu World Champ Track di Brasil pada Oktober 2025 dan Para-cycling Cup Road & Track di Thailand pada Desember 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Tips Mengelola Bisnis Tempa...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.